Madiun

Terbitkan 3.042 Surat Tilang

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sistem perburuan (hunting) Satlantas Polres Madiun Kota 2019 menindak pelanggar lalu lintas dalam Operasi Zebra Semeru menuai hasil. Dalam dua pekan terakhir 3.042 pelanggar lalu lintas dikenai tilang serta 620 diberi teguran.

Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran, yakni 2.644 kasus. Kendaraan roda empat 336 kasus. Sedangkan pelaku pelanggaran didominasi kalangan pelajar/mahasiswa yakni 1.366 orang. Sebanyak 850 pelanggar di antaranya di bawah umur. ‘’Terjadi peningkatan sekitar delapan persen dibanding pelaksanaan Operasi Zebra Semeru tahun lalu. Saat itu, terdapat 2.804 pelanggar,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu Rabu (6/11).

Menurut dia, pelanggar yang terjaring operasi zebra umumnya karena menyalahi aturan berkendara. Seperti tidak dilengkapi surat-surat mengemudi maupun kendaraan. Pun kondisi kendaraan tidak sesuai spesifikasinya. ‘’Seperti motornya dimodifikasi. Sehingga, tidak sesuai speknya,’’ ujarnya.

Beberapa titik jadi fokus perhatian. Antara lain kawasan Jalan Ring Road Barat. Itu lantaran sistem operasi zebra tahun ini beda dengan sebelumnya. Petugas tidak lagi diam di tempat menunggu para pelanggar (stationer). Melainkan, petugas mobile ke lokasi-lokasi yang dinilai rawan. ‘’Khusus di Ring Road Barat, kami sudah berkoordinasi dengan DPUTR dan dishub untuk menata kawasan itu. Terutama pengurangan U-turn. Soalnya jalan tersebut banyak dilewati bus dan kendaraan roda dua yang sering melawan arus,’’ jelasnya.

Selama operasi pihaknya telah mengimbau secara preventif. Yakni melakukan edukasi kepada masyarakat. Ini untuk memberikan pemahaman agar di jalan menaati aturan. ‘’Tetap kami imbau kepada masyarakat agar jangan pada saat operasi saja tertib, tapi seterusnya untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama,’’ tutur Nasrun. (her/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button