Magetan

Terbagi Dua Zona, Begini Penampakan Desain Gedung Literasi Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pemkab menaruh harapan tinggi terhadap Gedung Literasi. Proyek mercusuar senilai Rp 9,97 miliar itu digadang mampu mendongkrak angka kunjungan wisata menuju Magetan. ‘’Gedung Literasi didesain menggabungkan konsep kegiatan literasi dengan rekreasi,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Muhtar Wakid, Rabu (21/4).

Mengacu detail engineering design (DED), Gedung Literasi terbagi dalam dua zona. Zona 1 terdiri dari gedung utama setinggi dua lantai. Berbagai fasilitas untuk kegiatan literasi, sastra, hingga teater tersedia. Antara lain aula, studio, dan perpustakaan. ‘’Cocok untuk pementasan teater, pembacaan puisi, storytelling, serta kegiatan lain yang melibatkan banyak orang,’’ terangnya.

Sementara, zona 2 merupakan area homestay. Para pelancong yang menulis, mengerjakan tugas sekolah atau kantor, atau berkegiatan sastra dan teater di Gedung Literasi dapat menginap di deretan homestay berkelas tersebut. ‘’Desain Gedung Literasi menghadap ke Gunung Lawu. Jadi, pemandangannya akan bagus,’’ tutur Wakid. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button