AdvertorialMadiun

Terapkan Teknologi Arduino Uno di TKIT Nur Mujahidin

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dalam pemebelajaran usia dini di era digitalisasi membutuhkan variasi yang berbeda supaya anak-anak mampu mencerna pelajaran dengan baik dan senang. Kali ini dosen Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) lolos program kemitraan masyarakat (PKM) dalam hibah pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti dengan skema program kemitraan masyarakat stimulus. ‘’Kami membuat media pembelajaran English for Young Learner dengan teknologi berbasis arduino uno untuk anak usia dini,’’ jelas Ketua PKM Dian Ratnaningtyas Afifah.

Program tersebut bermitra dengan TKIT Nur Mujahiddin yang berlokasi di Jalan Auri Madiun, mulai April-Oktober 2019. Penerapannya secara bertahap dimulai dengan memberikan workshop kepada guru tentang bahasa inggris untuk anak usia dini dan bagaimana penggunaan teknologi pembelajaran berbasis arduino uno, sebelum media tersebut diterapkan dalam proses pembelajaran. Sebelum dilaksanakan program pengabdian, guru di TKIT Nur Mujahidin menggunakan gambar atau barang disekitar sebagai media pembelajaran. ‘’Dari gambar tersebut kita tingkatkan menggunakan media yang telah kami buat dengan teknologi arduino uno’’ jelas Dian.

Media pembelajaran berbasis teknologi arduino uno akan memberikan informasi tentang beragam kosakata bahasa inggris beserta animasi gambar. Dalam proses pembelajaran pada anak usia dini bahasa inggrisnya tidak terfokus dimateri inti, tapi lebih kepada pembiasaan anak-anak untuk mengucapkan bahasa inggris. ‘’Misalkan salam, perkenalan diri, dan percakapan yang mudah bagi anak usia dini’’ tutur Rengganis Siwi Amumpuni salah satu tim dosen anggota PKMS.

Rengganis menambahkan, media pembelajaran ini rencananya akan ditingkatkan bertambahnya suara, dapat diatur dengan remot, dan dapat memuat banyak kosakata didalamnya. Dengan adanya media pembelajaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan bahasa inggris anak usia dini minimal untuk berkomunikasi sederhana, sehingga memungkinkan memiliki bekal guna menghadapi tantangan global. ‘’Membekali anak diusia dini untuk terbiasa berkomunikasi pakai bahasa inggris sederhana menjadi bekal anak-anak nanti ketika lulus dari TK’’ jelas Ihtiari Prastyaningrum salah satu tim dosen anggota PKMS.

Lembaga TK sangat terbantu adanya media pembelajaran teknologi berbasis arduino uno sebagai pembelajaran bahasa inggris ke anaka-anak. Sikap anak-anak senang ketika adanya media tersebut. Dalam pembelajaran bahasa inggris lembaga kurang begitu efektif dalam menyampaikannya. Karena media yang mereka gunakan cukup membuat anak didik menjadi bosan. ‘’Anak-anak suka dengan media sekarang seperti melihat bioskop,’’ jelas Siti Nursyamsiah selaku Kepala TKIT Nur Mujahiddin. (ti7/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close