Ngawi

Tempat Relokasi Pedagang PBN Masih Gelap

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab harus bergerak cepat untuk membangun tempat relokasi pedagang Pasar Besar Ngawi (PBN) yang hendak direvitalisasi. Pasalnya, waktu yang tersisa tinggal beberapa bulan lagi. Namun, hingga saat ini lokasi penampungan pedagang selama bangunan PBN direvitalisasi itu belum ada kejelasan.

‘’Kalau sekarang (dokumen lelang) dimasukkan, paling cepat 1,5 bulan sudah diketahui pemenangnya. Tapi, sampai sekarang berkas permintaan tendernya belum masuk ke kami,’’ kata Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Ngawi Mamik Subagyo Selasa (2/6).

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat menargetkan revitalisasi PBN paling lambat dimulai Oktober mendatang. Jika kabar itu benar, waktu yang tersisa tinggal tiga bulan lagi. Padahal, menurut Mamik, proses lelang di ULP paling cepat 1,5 bulan.

Jika awal bulan ini proyek tersebut mulai dilelang, selesainya bisa sampai akhir Juli atau awal Agustus. Otomatis waktu pelaksanaan pembangunan tempat relokasi pedagang hanya tersisa satu bulan. ‘’Bahkan, bisa lebih lama karena ada regulasi baru terkait standar dokumen pengadaannya,’’ ungkap Mamik.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yusuf Rosyadi sempat menyampaikan bahwa proyek tempat relokasi pedagang masih menunggu lelang penghapusan aset yang difasilitasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun.

Namun, saat dikonfirmasi kemarin, Yusuf belum bisa memberikan penjelasan lantaran padatnya kegiatan di organisasi perangkat daerah (OPD). ‘’Terkait teknis silakan tanya langsung ke bidang saja,’’ kata Yusuf.

Dari penjelasan Yusuf sebelumnya, konsep tempat relokasi pedagang PBN kelak dibuat semipermanen. Lokasi tersebut mampu menampung 1.098 pedagang. Pemkab sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 900 juta untuk pembangunannya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close