Nganu

Telanjur Berbadan Dua, Terpaksa Nikah Muda

Jawa Pos Radar Madiun – Jenuh tanpa kegiatan selama pandemi, Cenil, 17, dilanda galau. Apalagi, sejak pembelajaran tatap muka (PTM) ditiadakan, gadis itu tidak lagi bisa bertemu Gethuk, 17, kekasihnya yang kebetulan teman sekelas. Nonton film, drakor, hingga stalking Instagram tak mampu menghapus kerinduannya pada sang pujaan hati.

Akhirnya, Cenil menghubungi Gethuk untuk janjian bertemu. Setelah itu, keduanya sering pergi berduaan. Bahkan, hohohihe hingga akhirnya Cenil berbadan dua.

Singkat cerita, kehamilan Cenil diketahui orang tuanya. Gethuk pun lantas dimintai pertanggungjawaban. Apalagi, dari hari ke hari Cenil semakin santer menjadi bahan pergunjingan tetangga.

Cenil dan Gethuk akhirnya sepakat menikah. Namun, lantaran masih di bawah umur, pihak KUA menolak permohonan nikahnya. Keduanya diminta mengajukan dispensasi ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Madiun. Dengan berbagai pertimbangan, pihak PA memberikan dispensasi. ‘’Daripada jadi rasanan tetangga, lebih baik dinikahkan,’’ kata Lopis, ayah Cenil.

Meski telah menikah, persoalan belum selesai. Lopis dipusingkan biaya persalinan serta perawatan jabang bayi kelak lantaran Gethuk belum memiliki pekerjaan tetap. (mg2/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button