Mejayan

Telaah Matang Klausul Damai soal Sidang THM dan Bupati

Hari Ini, Sidang Mendengar Jawaban Kubu Tergugat

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kelanjutan sengketa antara Bupati Madiun Ahmad Dawami dengan tiga tempat hiburan malam (THM) ditentukan hari ini. Kubu tergugat dijadwalkan menjawab dua klausul damai MoM, In Joy, dan Tirta Alam. Syarat tersebut diajukan dalam sidang mediasi pertama di pengadilan negeri (PN) setempat, Rabu lalu (22/1).

Ketiganya menggugat bupati dengan pokok persoalan merugi akibat kebijakan penutupan operasional saat malam Natal tahun lalu. ‘’Jawabannya sudah disiapkan,’’ kata Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun Nurhadi Minggu (26/1).

Tiga THM mengajukan syarat damai yang berbeda. MoM bersedia membatalkan gugatan, bahkan menutup usaha karaokenya. Syaratnya, kubu tergugat sudi mengganti nilai investasi yang telah dikeluarkan sebesar Rp 7,7 miliar. Sedangkan In Joy dan Tirta Alam bersedia berdamai asalkan Perbup 21/2019 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Usaha Pariwisata dicabut. ‘’Tim sudah mempelajari opsi-opsi itu,’’ ujarnya.

Nurhadi enggan membocorkan lebih awal jawaban dari timnya. Yang jelas, jawaban yang disampaikan berdasarkan hasil telaah matang delapan anggota. Masing-masing  dari JPN dan bagian hukum pemkab. Jawaban secara tertulis dan lisan kepada hakim mediator telah disiapkan. ‘’Ditunggu saja besok (hari ini, Red),’’ tuturnya.

Perihal klausul damai pihak penggugat yang ingin mencabut perbup, Nurhadi menilai hal itu sah. ‘’Itu hak mereka,’’ ucapnya.

Diketahui, kubu MoM, In Joy, dan Tirta Alam bersepakat tidak akan menuntut ganti rugi Rp 15 miliar sebagaimana petitum awal. Melainkan mengubahnya dengan dua klausul berbeda. Yakni, membayar Rp 7,7 miliar dan mencabut Perbup 21/2019.

Perubahan itu dilatarbelakangi arah kebijakan pemkab yang ingin mematikan bisnis karaoke secara pelan-pelan. Hal itu tertuang pada salah satu poin Perbup 21/2019. Yakni, tempat karaoke melekat pada izin hotel berbintang empat. Pemilik MoM merasa terganggu. Ketika sudah memperoleh izin, tapi malah ada indikasi ditutup permanen. Sedangkan In Joy dan Tirta Alam masih berkeinginan untuk meneruskan usahanya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close