Ngawi

Tegas, Satpol PP Akan Meja Hijaukan Karaoke Ilegal

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Habis sudah kesabaran satpol PP menyikapi keberadaan karaoke ilegal di Desa/Kecamatan Ngrambe. Setelah sempat ditutup dan dilarang beroperasi, akhirnya korps penegak perda mengambil langkah tegas dengan membawa masalah pelanggaran itu ke meja hijau. ‘’Sudah kami naikkan ke pengadilan,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiyono Senin (9/12).

Puncak kekesalan satpol PP itu bermula saat melakukan razia penertiban tempat hiburan malam (THM) ilegal di Ngrambe pada Sabtu malam (7/12). Kala itu, petugas mendapati karaoke yang sebelumnya disegel ternyata beroperasi kembali. ‘’Apalagi, warga sekitar juga merasa resah dengan keberadaan karaoke itu,’’ ujarnya.

Malam itu juga petugas menutup serta menyita beberapa peranti karaoke tersebut. Selain itu, pemilik karaoke bodong yang diketahui berinisial HR, oknum aparatur sipil negara (ASN) salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) Ngawi, juga sudah dipanggil. ‘’Tadi pagi (kemarin, Red) kami panggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut,’’ tutur Arif.

Arif menyebut, pemilik terbukti melanggar pasal 27 Perda Nomor 1 Tahun 2017 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum). Dengan tuduhan menyelenggarakan usaha hiburan malam tanpa izin pihak berwenang. Sanksi yang jadi ancaman dari pelanggaran itu yakni denda maksimal Rp 50 juta atau penjara tiga bulan. ‘’Semua barang bukti sudah lengkap, termasuk keterangan dari saksi-saksi,’’ tegasnya.

Jika tidak ada perubahan, kasus pelanggaran perda itu bakal disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Ngawi lusa. Melalui persidangan itu, Arif berharap pihak PN memberikan sanksi yang dapat membuat jera pemilik karaoke.

Soal pemilik karaoke tersebut yang berstatus ASN, Arif menyatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan sanksi. ‘’Itu ranah inspektorat. Pun hasil sidang nanti juga kami sampaikan ke inspektorat,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close