Mejayan

Tawarkan Lelang Kendaraan Murah, Nama Ketua DPRD Kabupaten Madiun Kena Catut

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pencatutan nama pejabat untuk aksi tipu-tipu berulang. Kali ini giliran Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono yang ”dikerjai” akun WhatsApp (WA) palsu dengan nomor 085837048796.

Bahkan, foto profilnya pun dipasang wajah Fery berkemeja putih serta memakai kopiah hitam dengan background merah. Akun palsu itu pun menghubungi sejumlah nomor kolega Fery. ‘’Saya kira Pak Fery, bilangnya nomor HP (handphone) ganti dan minta disimpan nomor barunya itu,’’ kata Suprapto, warga Desa Bener, Saradan, kemarin (15/8).

Suprapto sempat percaya. Tidak berselang lama, penyaru Fery itu menyampaikan beberapa informasi. Yakni, terkait lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kementerian Keuangan. Isinya, lelang noneksekusi internal. Dalam capture pengumuman lelang itu disebutkan sejumlah kendaraan yang akan dilelang.

Menurut Suprapto, total ada 30 kendaraan roda empat. Isi penawarannya pun sangat menggiurkan. Bahkan, bisa dicicil dengan harga miring. Request pelat nomor kendaraan juga bisa, dan semua itu ditanggung KPKNL. ‘’Orang yang mengaku Pak Fery itu minta saya mempelajarinya,’’ ungkapnya.

Lagi-lagi Suprapto sempat tertarik. Apalagi yang menyampaikan ketua DPRD. Fery palsu itu juga meminta Suprapto mengirim KTP, KK, dan NPWP ke alamat e-mail-nya. ‘’Siapa yang ndak mau dapat barang murah. Tapi, saya langsung kepikiran kok Mbah Lurah (sapaan Fery, Red) ganti nomor HP baru, padahal beliau pejabat negara,’’ ujarnya penasaran.

Karena itu, Suprapto langsung menghubungi nomor Fery yang dimiliki sebelumnya. Ternyata, Fery tidak pernah ganti nomor dan tidak pernah menawarkan sesuatu terkait lelang. Sebab, menurut Fery, itu bertentangan dengan tugasnya sebagai wakil rakyat. ‘’Beruntung saya langsung menghubungi Pak Fery dan tidak sampai tertipu,’’ terangnya.

Terpisah, Fery Sudarsono membenarkan bahwa namanya telah dicatut penipu. Bahkan, sudah hampir sepekan ini dia mendapat kabar miring itu. Pun sudah ada 12 koleganya yang mendapat tawaran serupa dari penipu tersebut. Beruntung mereka mengontaknya dan memastikan nomor WA baru itu bukan miliknya.

‘’Saya tegaskan, saya tidak pernah ganti nomor HP. Penawaran lelang itu bukan dari saya. Saya minta penerima penawaran tidak langsung menerima dan harus mengkroscek langsung agar tidak jadi korban penipuan,’’ tuturnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button