MadiunPendidikan

Tatap Muka Tetap Ditangguhkan

Meski Uji Coba tanpa Indikasi Penularan Korona

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Meski tidak ada indikasi persebaran Covid-19, uji coba kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka SMA/SMK sederajat di Kabupaten Madiun tetap ditangguhkan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 setempat belum memberi restu KBM di kelas itu bisa kembali digelar hari ini.

Setelah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun menghentikannya 1 September lalu. ‘’Besok (hari ini, Red) kembali pembelajaran daring,’’ kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala (MKK) SMAN Kabupaten Madiun Tedjo Sasono Minggu (6/9).

Tedjo menyebut, banyak kepala sekolah yang mengharapkan pembelajaran tatap muka (PTM). Di luar tidak efektifnya pembelajaran daring dan kendalanya, pelaksanaan uji coba selama dua pekan diklaim tanpa persoalan. Nihil kasus positif atau indikasi penularan korona di lingkungan sekolah. ‘’Juga ada jaminan penerapan protokol kesehatan dari sekolah untuk melaksanakan PTM,’’ ujarnya.

Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Madiun Supardi menyatakan, GTPP Covid-19 belum memberikan jawaban ihwal boleh tidaknya melaksanakan KBM tatap muka tahap dua. Dengan demikian, KBM kembali harus dilakukan secara virtual. ‘’Uji coba tambahan (tahap dua, Red) sebetulnya dijadwalkan mulai besok (hari ini),’’ ujarnya.

Supardi tidak mempermasalahkan KBM secara virtual. Sebab, izin pemkab merupakan poin penting melaksanakan PTM. Restu itu berkaitan dengan kondisi Covid-19. ‘’Entah sebaran korona masih tinggi atau persiapan protokol kesehatan di sekolah kurang maksimal, belum dapat memastikan,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close