Madiun

Tata Papan Reklame, Izin Distop Sementara

Vendor Dipersilakan Ajukan Videotron

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menghentikan perpanjangan izin puluhan papan reklame. Kebijakan itu diambil seiring rencana penataan kembali. Saat ini ada 32 titik reklame yang izinnya telah habis. Sembilan di antaranya berukuran besar. Kebanyakan terpasang di tengah kota.

Di sekitar simpang lima Jalan Diponegoro misalnya. Ada sejumlah papan reklame yang izinnya sudah habis November lalu. Begitu juga di simpang empat Jalan Panglima Sudirman-Jalan Kenari dan Jalan Kartini. ‘’Intinya kami tata kembali,’’ kata Kepala Bapenda Kota Madiun Sudandi Rabu (11/12).

Untuk reklame yang pajaknya sudah habis, ditunda sementara proses perpanjangan izin pemasangannya. Itu sengaja dilakukan untuk mempermudah pemkot melakukan penataan. ‘’Seperti proliman Diponegoro itu ada penataan. Posisinya macam-macam. Kurang bagus dipandang,’’ ujarnya.

Setelah pajaknya habis, keberadaannya akan digeser. Terutama yang di sebelah timur proliman. ‘’Nanti semua reklame di situ akan dipepetkan ke timur dekat gedung SMKN 1 Madiun,’’ terangnya.

Penataan juga berlaku untuk papan reklame di median jalan. Sebab, keberadaannya dinilai melanggar peraturan. ‘’Kalau pihak vendor mau memasang videotron silakan. Syaratnya, tidak dipasang di median jalan. Lokasinya di mana, silakan mengajukan izin ke pemkot. Nanti akan dibahas tim,’’ jelasnya.

Kebijakan tersebut, sebut Sudandi, memang berdampak pada pemasukan pajak reklame. Sebab, beberapa vendor yang ingin mengajukan perpanjangan izin belum bisa diputuskan. Apalagi, penataan reklame merupakan bagian dari program dan instruksi Wali Kota Maidi. ‘’Ada beberapa lokasi yang sudah ditata reklamenya. Ada pula yang belum,’’ ungkapnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close