AdvertorialMadiunPendidikan

Targetkan Menang Lomba PKK, Mahasiswa KKN UNIPMA Membuat Kebun Edukasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Universitas PGRI Madiun meluncurkan “program KKN Tematik Bina Komunitas” bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja tahun ini. KKN ini berbasis problem solving pada suatu komunitas masyarakat sekunder.

Salah satu kelompok mahasiswa yang melaksanakan KKN Tematik Bina Komunitas ini adalah kelompok 7 yang melaksanakan KKN di PKK desa Sidorejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Desa Sidorejo awalnya ditunjuk untuk mewakili kecamatan Wungu dalam lomba PKK se-Kabupaten Madiun. Oleh karena itu fokus kelompok KKN ini adalah mempersiapkan PKK untuk menghadapi perlombaan yang akan dilaksanakan bulan Maret mendatang.

Salah satu kesulitan yang dihadapi PKK Desa Sidorejo dalam persiapan lomba ini adalah menyiapkan kebun edukasi dan pengelolaan administrasi PKK.

“Menyiapkan kebun tidak bisa sulapan dan kami hanya punya waktu yang singkat. Untuk pengelolaan administrasi kami kesulitan karena banyaknya data yang harus diinput sedang tenaga untuk melakukan input data tersebut terbatas.” ungkap ibu Sutarti, ketua PKK sidorejo.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN kelompok 7 bekerja sama dengan ibu-ibu PKK desa sidorejo membuat kebun edukasi. kebun ini berisi berbagai jenis tanaman obat, sayuran, dan buah-buahan yang ditanam menggunakan sistem hidroponik.

“Program kerja kami memiliki visi berkelanjutan. Oleh karena itu, kami juga membuatkan media sosial sebagai sarana promosi agar kelak saat panen, PKK dapat dengan mudah menjual hasil panennya dan mendatangkan pemasukan bagi PKK.” Kata perwakilan mahasiswa Unipma, Ika Purwaningsih, Rabu (19/2/2020).

Sementara itu, untuk kegiatan input data KK ke website resmi PKK kabupaten Madiun, mahasiswa KKN bekerja sama dengan sekretaris PKK desa Sidorejo.

Tidak berhenti sampai disitu, kelompok 7 juga memiliki program kerja unggulan lain yakni membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan mensosialisasikan pentingnya membangun kesadaran remaja untuk menjauhi nikah dini, seks pra nikah, dan NAPZA.  Ada juga proker pembuatan data dinding, sosialisasi pencegahan stunting, sosialisasi tentang virus corona, membantu pemasaran produk BUMDES, dan pembuatan website.

“Mengingat aktifnya kegiatan PKK di desa sidorejo ini, kami berinisiatif membuatkan website resmi PKK sebagai wadah untuk memperkenalkan PKK desa sidorejo dan mempublikasikan kegiatan2nya agar PKK desa sidorejo lebih dikenal luas dan semangat positif yang dimiliki ibu-ibu PKK desa Sidorejo dapat menjadi inspirasi bagi PKK di seluruh Indonesia.” tambah Ika.

Sementara itu, ketua PKK desa Sidorejo merasa sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN Bina Komunitas unipma ini. Semua proker yang disusun tetap terlaksana dengan baik meski pada akhirnya PKK desa Sidorejo batal mewakili kecamatan Wungu dalam lomba PKK se-Kabupaten Madiun.

“Terimakasih untuk mahasiswa KKN Universitas PGRI Madiun, semoga ilmu yang diberikan mahasiswa KKN dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Sidorejo, khususnya PKK Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu. Dan semoga kedepannya PKK Sidorejo tambah maju dan sejahtera warganya” Pungkasnya. (ika)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close