NasionalPacitan

Tanpa Pamrih, Didi Kempot Hadiahi Lagu Pantai Klayar Untuk Pak In

Tulung sawangen, sawangen aku sing nandhang rindu.

Oh tulung muliha, senadyan sedela aku wis lila.

Samar, ati iki samar yen nganti kowe lali janjimu ning Pantai Klayar.

Samar, ati iki samar yen nganti kowe tega ninggal aku ganti pacar.

 

PENGGALAN lirik lagu Pantai Klayar ini tak lagi asing bagi pencinta musik campursari. Khusunya, masyarakat Pacitan. Lagu ini mengisahkan perjalanan cinta di pantai Desa Sendang, Donorojo, Pacitan, tersebut. Sengaja digubah Didi Kempot khusus untuk wong Pacitan. Tak heran, jika kabar duka meninggalnya sang penggubah dirasakan masyarakat Kota 1.001 Gua. ‘’Tentu kaget, apalagi beberapa hari lalu saya masih sempat melihat di televisi,’’ kata Bupati Pacitan Indartato Selasa (5/5).

Pak In, sapaan akrab Indartato, ingat jelas momen lagu tersebut dibuat. Kala bertemu di Kota Madiun, dia tak mengira dihadiahi lagu tersebut yang disimpan dalam flashdisk. Didi Kempot pun minta dikoreksi. Sekembali ke Pacitan, Pak In dan beberapa tokoh langsung menyimak lagu tersebut. ‘’Lagunya buat hadiah untuk saya,’’ kenang Pak In sembari menyebut lagu tersebut inisiatif Didi Kempot 2016 silam.

Bahkan, Pak In pun diminta membintangi video clip-nya. Kenangan tersebut jelas tak bisa dilupakan Pak In begitu saja. Bahkan, tak jarang mereka berkontak lewat pesan singkat. ‘’Walaupun saya tidak bisa menyanyi, tapi ikut jadi background di videonya,’’ ujar bupati.

Apalagi setelah lagu tersebut ngehit. Dampaknya sangat positif bagi sektor pariwisata di Pacitan. Khususnya, Pantai Klayar. Hingga kini dikenal masyarakat luas dan jadi ikon pariwisata Pacitan. Bahkan, masyarakat luar daerah berbondong-bondong ke Pacitan lantaran penasaran usai mendengar lagu tersebut. ‘’Bisa mengibarkan pamor Pantai Klayar, pengunjungnya banyak, disukai orang, dan saya ikut kondang karena tampil di video clip-nya,’’ ungkap Pak In.

Di matanya, Didi Kempot sangat ramah dan tanpa pamrih. Terlebih rela menyumbang lagu tersebut tanpa minta imbalan. Bahkan, termasuk saat pembuatan video clip dan kunjungannya ke Pacitan. ‘’Tentu kami merasa sangat kehilangan,’’ tuturnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close