Ponorogo

Tanggul Dua Sungai Jebol, Banjir Genangi Desa Maguwan dan Grogol

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Air bah merendam dua desa di Kecamatan Sambit dan Sawoo Selasa (18/2). Itu terjadi setelah tanggul dua sungai desa setempat jebol bersamaan hujan lebat yang mengguyur selama berjam-jam. Hingga tadi malam, banjir masih menggenangi sejumlah titik. ‘’Air masuk ke rumah-rumah,’’ kata Misnoko, warga Maguwan, Sambit.

Misnoko menuturkan, hujan yang mengguyur desanya hingga sore membuat debit air Kali Sono naik. Sekitar pukul 15.00, ketinggian air mencapai dua meter, nyaris setinggi tanggul. ‘’Pukul 15.30 tanggulnya jebol. Hujannya memang deras sekali,’’ bebernya.

Panjang tanggul Kali Sono yang jebol, kata Misnoko, mencapai sekitar empat meter. Begitu jebol, air meluber menggenangi rumah warga dengan ketinggian hingga 50 sentimeter. Banjir mulai surut satu jam kemudian. ‘’Sawah juga ikut tergenang,’’ imbuh Misnoko.

Pemandangan serupa terlihat di Desa Grogol, Sawoo. Penyebabnya sama, yakni jebolnya tanggul sungai desa setempat. ‘’Jebolnya sekitar pukul 16.00. Muncul lubang memanjang mencapai tiga meter. Sedangkan ketinggian banjir sepinggang orang dewasa,’’ kata Anto, warga setempat.

Dia menuturkan, banjir merendam permukiman di empat lingkungan RT di Dusun/Desa Grogol. ‘’Sawah-sawah juga terendam. Beberapa pagar rumah ambruk,’’ ujar Anto sembari menyebut banjir mulai surut sekitar pukul 17.00.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Setyo Budiono mengungkapkan bahwa dua tanggul di Maguwan dan Grogol ambrol disebabkan tingginya intensitas hujan. ‘’Membuat debit air dua sungai desa setempat sangat tinggi sehingga tanggul tidak sanggup menahan air,’’ jelasnya.

Budi menyebut, situasi di wilayah tenggara Bumi Reyog sejauh ini masih aman. ‘’Tapi, kalau hujan masih terus berlangsung, perlu waspada. Kami menyebar tim ke Maguwan, Ponorogo, dan Somoroto untuk terus melakukan pemantauan,’’ ujarnya. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close