Madiun

Tancap Gas Susun Dakwaan Tersangka Kasus WDR

Pelimpahan ke Pengadilan Ditarget Pekan Depan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun tancap gas menangani kasus Watu Dakon Resort (WDR). Target pelimpahan perkara dugaan penambangan ilegal di Desa Banjarsari Wetan, Dagangan, ke pengadilan negeri (PN) setempat dilakukan awal Agustus. ‘’Pekan depan target pelimpahan ke pengadilan,’’ kata Kasipidum Kejari Kabupaten Madiun Tri Satrio Rabu (29/7).

Satrio menyebut, materi dakwaan masih disusun. Isinya seputar perkara pengerukan lahan berkedok pembangunan kolam pemancingan ikan yang melanggar dua regulasi sekaligus. Yakni, pasal 158 Undang-Undang (UU) 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) serta pasal 109 UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). ‘’Kami akan berdiskusi dengan tim untuk menentukan dakwaan yang pas dan tepat,’’ ujarnya.

Meski pasang target rampung pekan depan, tempo penyusunan dakwaan jaksa setidaknya 20 hari. Tenggat itu disamakan dengan lamanya Agus Suyanto, tersangka, ditahan. Satrio telah memerintahkan kepada para jaksa untuk maksimal dalam menyusun dakwaan. ‘’Jangan sampai ada perpanjangan masa tahanan. Kalau bisa sebelum 20 hari, dilimpahkan (ke PN, Red),’’ ucapnya.

Sebelumnya, Agus Suyanto, tersangka dugaan penambangan ilegal WDR, mendekam di balik jeruji besi Mapolres Madiun. Pengelola bakal wisata kolam pemancingan ikan di Desa Banjarsari Wetan itu resmi menjadi tahanan kejari.

Setelah jaksa menerima pelimpahan perkara tahap kedua dari penyidik Satreskrim Polres Madiun Senin (27/7). Tersangka ditahan 20 hari sembari jaksa menyiapkan berkas dakwaan. Sebelum akhirnya dilimpahkan ke pengadilan negeri (PN) untuk memulai proses persidangan. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close