Pacitan

Tanah Retak di Semanten, BPBD Kirim Notulen ke Jogja

Tak Berkaitan Sesar Grindulu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Keretakan tanah di area persawahan Dusun Ngawen I, Semanten, Pacitan, membuat pemkab terheran-heran. Pola keretakan yang memanjang bercabang itu merupakan kasus pertama yang ditemui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat. ‘’Polanya menyerupai retakan kulit telur,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo Minggu (10/11).

BPBD telah mendatangi lokasi dan mengecek kondisi tanah yang bengkah itu. Selain bertanya kepada warga, korps baju oranye membuat notulen hasil pengecekan. Keretakan terjadi di lahan seluas sekitar 100 meter persegi. Kedalaman retakan di kisaran 50 sentimeter dengan lebar rata-rata 30 sentimeter.

Didik menduga keretakan tersebut fenomena biasa. Tanah yang sebelumnya kering selama kemarau langsung retak kena hujan. Lapisannya mengembang dan ambles karena genangan. Namun, untuk kepastiannya perlu kajian resmi dari lembaga yang berkompeten dengan ilmu tanah. ‘’Hasil cek lapangan akan dikirimkan ke Jogjakarta untuk mengetahui penyebab, saran, dan rekomendasinya,’’ ujar Didik.

Disinggung keretakan kaitannya dengan Sesar Grindulu, Didik menepisnya. Menurut dia, lokasi dan karakteristik tanah retak yang diketahui Sabtu lalu (2/11) itu berbeda. Salah satunya, aktivitas alam dari sesar berbentuk memanjang menyerupai belahan pisau. ‘’Titik tanah yang retak tidak termasuk daerah rawan tanah gerak,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis wilayah berpotensi gerakan tanah (gertan) bulan ini. Khusus di Pacitan, nyaris seluruh kawasan punya potensi dengan kategori menengah-tinggi. Gertan pada zona berkategori menengah-tinggi dapat terjadi bila curah hujan di atas normal dan mengakibatkan gertan lama aktif kembali. ‘’Tapi, Desa Semanten bukan termasuk kategori itu,’’ pungkasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button