Madiun

Tambah Satu Speed Table Depan Rumdin Wali Kota

Semakin Tebal setelah Diaspal

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari ini speed table bakal diaspal agar kemiringannya sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 82/2018 pasal 3 ayat 5. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun juga akan menambah polisi tidur berukuran raksasa itu di depan rumah dinas wali kota. Sehingga bakal ada tiga speed table di Jalan Pahlawan.

Kepala DPUTR Suwarno memastikan pembangunan speed table sampai kini belum selesai. Lebar speed table 6 meter yang ada saat ini nantinya bakal ditambah masing-masing dua meter. Penambahan tersebut dilakukan saat proses pengaspalan. Sehingga total kemiringan mencapai 0,7 persen. Sementara dalam ketentuan maksimal 15 persen. ‘’Sehingga landai dan nyaman bagi pengguna jalan,’’ kata Suwarno saat meninjau lokasi Selasa (16/6).

Saat ini sudah dua speed table yang dibangun di depan balai kota dan Plaza Madiun. Secara keseluruhan, anggaran pembangunannya sekitar Rp 50 juta include dengan lanjutan pembangunan pedestrian ala Malioboro di Jalan Pahlawan. Suwarno menyayangkan pekerjaan yang belum selesai itu telanjur viral di media sosial (medsos). Pun, menuai pro kontra di kalangan masyarakat. ‘’Yang telanjur viral ya sudah. Tapi ke depan tolong diklarifikasi dulu, pekerjaan ini sudah selesai apa belum. Lha ini belum selesai saja sudah viral,’’ ungkapnya.

Bilangan Pahlawan ke depan diproyeksikan sebagai kawasan wisata dan perekonomian. Sehingga batas kecepatan kendaraan maksimal 30 km/jam. ‘’Kalau mau kebut-kebutan sudah ada sirkuit road race yang disiapkan,’’ ujarnya.

Teguh, warga Kota Madiun, menilai pembangunan polisi tidur di Jalan Pahlawan tepat. Fungsinya untuk menahan laju kendaraan agar tidak ugal-ugalan. ‘’Soalnya jalan ini jantungnya kota. Ada pusat kantor pemerintahan dan pusat perbelanjaan. Jadi, kalau melintas nggak perlu buru-buru,’’ kata tukang ojek online itu.

Lain tanggapan dari Aji Patria. Menurutnya, ukuran speed table terlalu besar. Kondisi itu diyakininya justru membuat macet jalan. Apalagi kondisi jalan semakin sempit dengan dibangunnya trotoar. ‘’Kalau weekend itu kan kendaraan padat,’’ kata Aji.

Andre Saputra, warga lain yang kebetulan melintas, menyarankan speed table  diberi cat mencolok. Sehingga pengendara dari arah utara bisa melihatnya dengan jelas. Pun, polisi tidur berukuran raksasa itu dibuat dengan tingkat kemiringan landai. ‘’Setuju sebenarnya, tapi mungkin perlu ada perbaikan,’’ kata Andre.

Pembangunan speed table di Jalan Pahlawan berfungsi ganda. Selain memperlambat laju kendaraan, juga jalur penyeberangan (zebra cross). Di lokasi tersebut juga telah terpasang rambu batas kecepatan maksimal kendaraan 30 km/jam. (kid/c1/fin) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close