Magetan

Tambah Lima, 121 Kasus Positif Korona di Magetan

Persentase Pasien Sembuh 66 Persen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Gelombang tinggi penambahan kasus positif Covid-19 di Magetan tak kunjung mereda. Tadi malam gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) setempat merilis penambahan lima pasien baru. ‘’Dengan demikian, total ada 121 kasus,’’ kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Magetan Saif Muchlissun Kamis (9/7).

Muchlis –sapaan Saif Muchlissun– menyebut, penambahan pasien baru hasil pelacakan. Pasien ke-117 warga Kecamatan Plaosan punya riwayat kontak erat dengan pasien ke-116. Lalu, pasien ke-118 dan 119 punya kontak erat dengan pasien ke-108. ‘’Pasien ke-120 asal Plaosan dan ke-121 asal Kawedanan. Pasien ke-121 dari transmisi Surabaya,’’ ujarnya.

Sementara, tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 melampaui angka Jawa Timur dan nasional. ‘’Berdasar data dinkes (dinas kesehatan, Red) kesembuhan di Magetan capai 66 persen,’’ kata Muchlis.

Hingga kemarin petang, 80 dari 121 pasien dinyatakan sembuh. Persentase kesembuhan 66 persen di atas Jatim 30 persen dan nasional 20 persen. ‘’Dinkes selalu meng-update perkembangan jumlah pasien Covid-19 yang juga tersaji di website pemprov dan Kemenkes,’’ ujarnya.

Muchlis mengungkapkan, tiga pasien diperbolehkan pulang Rabu (8/7). Yakni, pasien ke-84 asal Kecamatan Maospati. Nenek 78 tahun itu terkonfirmasi terinfeksi 3 Juni. Anaknya yang juga positif masih dalam perawatan di RSUD dr Sayidiman. ‘’Sudah hampir 1,5 bulan. Lama perawatan tidak sama antara satu pasien dengan lainnya,’’ terangnya.

Dua lain yang sembuh, pasien ke-91 asal Kecamatan Sukomoro dan pasien ke-100 asal Kecamatan Plaosan. Masing-masing terkonfirmasi positif 22 dan 28 Juni. ‘’Saat ini semua yang dinyatakan negatif menjalankan isolasi mandiri 14 hari,’’ ujarnya.

Banyaknya pasien yang sudah sembuh berpeluang mengubah status kabupaten ini menjadi zona hijau atau tak terdampak. Saat ini masih berisiko sedang. Meski begitu, masyarakat diminta tidak terlena. Pasalnya,  jumlah yang masih dirawat 32 pasien. ‘’Tetap mendisiplinkan diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Itu kuncinya,’’ sebut Muchlis. (bel/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close