MagetanPeristiwa

Talut Longsor, Terjang Dua Rumah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Longsor kembali terjadi di wilayah Magetan. Kali ini menerjang rumah Bandi, 47, dan Welas, 65, di Desa Dadi, Plaosan. Itu setelah talut rumah Warsi tak kuat menahan air hujan yang mengguyur sejak Minggu pagi (16/2). ‘’Kejadiannya sekitar pukul 12.30,’’ kata Kasi kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Fery Yoga Saputra.

BPBD dibantu anggota TNI-Polri dan warga setempat langsung membersihkan material longsoran setebal 70 sentimeter dari talut sepanjang enam meter dan tinggi tiga meter. Dua unit motor Bandi juga tertimbun lumpur. Fery belum bisa memperkirakan kerugian akibat bencana tersebut. ‘’Bagian samping rumah yang tertimpa material longsoran dan atapnya,’’ ungkap Fery.

Menurut dia, penanganan memang butuh waktu karena material cukup banyak. Pun berupa lumpur, sehingga sulit disingkirkan. Pihaknya masih melakukan pemantauan mengingat hujan kembali mengguyur wilayah Plaosan kemarin siang. Sehingga, kemungkinan terjadi longsor di beberapa kawasan lain. ‘’Kami imbau warga tetap waspada,’’ pintanya.

Kawasan Plaosan termasuk daerah rawan longsor. BPBD Magetan mencatat tujuh kecamatan rawan longsor. Yakni, Magetan, Ngariboyo, Sidorejo, Panekan, Plaosan, Poncol, dan Parang. Selama 2019, tujuh kecamatan itu sempat terjadi longsor. Sehingga, 2020 pun berpotensi longsor. Total 48 desa/kelurahan rawan longsor dan 36 desa/kelurahan berpotensi longsor,’’ jelasnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close