Pacitan

Talut Dam Ambrol, Lima Warga Jetis Kidul Mengungsi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tidur Sajiatin sore itu tergugah gemuruh suara reruntuhan bebatuan. Dengan tergopoh, nenek 60 tahun itu berlari mencari sumber suara mencekam tersebut. Tak disangka, talut sepanjang ratusan meter yang hanya berjarak lima meter dari rumahnya ambrol. Sebagian halaman rumahnya ikut tergerus longsor. ‘’Begitu mendengar suara keras, saya terbangun dan berlari keluar rumah bersama anak saya,’’ ujar nenek yang saat kejadian tidur di ruang tamu itu.

Talut di Dusun Madekan, Jetis Kidul, Arjosari, itu ambrol sekitar pukul 19.00. Dinding penahan saluran itu tak kuasa menahan limpahan air sungai yang mulai pasang tersebab hujan deras yang mengguyur sejak pukul 14.00. Tak hanya menjebol talut sepanjang 20 meter, pintu irigasi di dekatnya ikut ambrol terseret arus. ‘’Sekarang tanah di sekitar talut itu retak dan berlubang besar sampai depan musala,’’ terangnya, Rabu (23/6).

Kini, Sajiatin terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya. Dua tetangganya ikut mengungsi karena huniannya tak lagi aman. Jika terjadi hujan susulan, kerusakan infrastruktur pengairan itu diprediksi semakin parah. Maklum, talut dibangun sejak 1987 silam. ‘’Musalanya juga terancam rusak kalau talutnya ambrol lagi,’’ katanya.

Kaur Kesra Jetis Kidul Dasiyo mencatat ada lima warganya yang kini mengungsi. Tempat ibadah di sekitar sungai itu pun terpaksa harus dikosongkan untuk sementara waktu. Pun, jarak talut dengan hunian warga terlampau dekat. ‘’Saat hujan deras, talutnya ambrol lalu menarik tanah di sekitarnya sampai mepet rumah warga,’’ jelasnya. (gen/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button