Madiun

Tak Percaya Covid-19? Maidi Persilakan Jadi Relawan Pemakaman dengan Bayaran UMR

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tantangan bagi pihak-pihak yang menganggap Covid-19 hanyalah rekayasa hingga abai protokol kesehatan (prokes). Mungkin dapat membuktikan langsung dengan menjadi relawan pemakaman jenazah pasien Covid-19. Mumpung saat ini Pemkot Madiun membuka pendaftaran tim relawan pemakaman tambahan.

Pendaftaraan dibuka seiring keinginan Wali Kota Madiun Maidi menambah jumlah tim pemakaman jenazah untuk meringankan kerja para relawan. Sebab, mereka memakamkan 5-10 jenazah orang sehari. Sedikitnya dibutuhkan tambahan 15 orang lagi. ‘’Tenaga kita terbatas, ada dua tim. Mereka kewalahan. Silakan daftar, saya bikinkan SK (surat keputusan),’’ kata Maidi, Senin (26/7).

Tambahan relawan guna mendukung pemakaman sesuai prokes Covid-19. Terkait surat tugas atau SK, Maidi yang akan menandatangani langsung. Termasuk hak yang diterima dijamin sesuai upah minimum kota (UMK) tahun ini, yakni Rp 1,95 juta. ‘’Gaji tidak usah khawatir, sesuai UMK Madiun,’’ ujarnya.

Maidi menegaskan, tawaran itu berlaku khusus bagi warga yang hingga kini masih tidak percaya Covid-19. Terutama bagi warga yang abai prokes. Menurut dia, kesempatan ini untuk menyadarkan pihak-pihak yang menganggap Covid-19 tak ada. ‘’Silakan daftar. Ini kesempatan emas untuk membuktikan Covid-19 itu ada atau tidak, sehingga mau disiplin prokes,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button