Ponorogo

Tak Laik Jalan, Belasan Bus Tertahan di Terminal Seloaji

Mayoritas Kondisi Ban Sudah Botak

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Belasan armada bus kedapatan kondisinya membahayakan keselamatan penumpang. Temuan itu terungkap dalam ram check di Terminal Seloaji menjelang libur Natal dan tahun baru.

Belasan bus itu akhirnya dijatuhi sanksi penundaan keberangkatan sampai ada perbaikan. ‘’Sebelum diganti tidak boleh berangkat,’’ kata Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Terminal Seloaji Eko Hadi Prasetyo Selasa (17/12).

Saban hari ada puluhan armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang berangkat dari Terminal Seloaji. Nah, hasil ram check menunjukkan sedikitnya 15 armada tidak laik jalan. Mayoritas karena kondisi ban jauh dari kata layak. ‘’Vulkanisir meskipun membahayakan, kalau itu ban belakang dan masih bagus masih ditoleransi. Tapi, kalau sudah benar-benar botak, tidak boleh berangkat,’’ terangnya.

Eko menegaskan, tidak ada toleransi untuk ban yang kondisinya sudah botak. Sebab, merupakan komponen krusial terkait keselamatan para penumpang. ‘’Apalagi ban depan, harus asli. Kebanyakan kami menemukan ban vulkanisiran di bus-bus AKAP,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, ram check yang dilakukan kali ini menyasar banyak hal. Mulai kondisi ban, lampu dan sein, hingga kaca. Termasuk surat-surat kendaraan. ‘’Berhubung terminal ini terminal pemberangkatan dan pemberhentian, inspeksi terhadap kelaikan armada dilakukan di sini,’’ jelas Eko.

Senin lalu (16/12), Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto sempat meninjau langsung ram check sejumlah armada bus. Kesiapan armada, kata dia, menjadi atensi polisi menyambut musim libur panjang Natal dan tahun baru. Pun, para sopir harus dalam kondisi sehat dan tidak terpengaruh narkoba maupun alkohol. ‘’Keselamatan penumpang harus dinomorsatukan,’’ tegasnya. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button