Madiun

Tak Bisa Langsung ke Rumah, PMI Wajib Karantina dan Tes PCR

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran kali ini akan terasa istimewa bagi Martha Shinthia Dewi. Sebab, dia bisa berkumpul kembali dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di rumahnya, Kelurahan Nambangan Kidul, Manguharjo.

Sejak jadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan tiga tahun lalu, selalu ada situasi sulit yang membuat perempuan 25 tahun itu tak bisa bertemu keluarganya secara langsung. Antara lain karena pandemi Covid-19. Kini, setelah kontrak kerjanya habis, dia harus pulang kampung (pulkam) ke Kota Madiun.

Istimewanya lagi, pada Jumat (30/4) kepulangan Martha dijemput petugas Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Martha tidak sendirian, ada juga Inna Susiana, PMI lain asal Kelurahan Manisrejo, Taman. Perempuan 39 tahun itu tiba di Juanda sepulang dari Singapura, Rabu lalu (28/4).

Berbagai rangkaian pemeriksaan kesehatan telah mereka jalani. Mulai tes PCR sejak di negeri rantau hingga karantina tiga hari di Surabaya. ‘’Keluarga sudah tahu kalau saya pulang,’’ kata Martha di Wisma Haji Kota Madiun, Sabtu (1/5).
Sesuai ketentuan, mereka tak bisa langsung pulang ke rumah. Keduanya harus menjalani karantina 3–5 hari sambil menunggu hasil swab test keluar. ‘’Nanti tetap kami tes (PCR) di sini. Meskipun sebelumnya sudah dites di Surabaya dan di luar negeri yang hasilnya negatif,’’ kata Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Agus Mursidi.

Dia memperkirakan gelombang mudik PMI asal Kota Madiun berpotensi terjadi hingga Lebaran. Hanya, sampai saat ini belum bisa dipastikan penambahan PMI yang akan pulkam ke kota ini. ‘’Yang pasti kami akan terus memantau dan memonitor setiap laporan masuk dari Pemprov Jatim. Kalau ada PMI yang menyusul pulang akan kami lakukan jemput ke Surabaya dan dikarantina di Wisma Haji Kota Madiun,’’ jelasnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button