Ponorogo

Tak Bantu Sosialisasi dan Tolak Vaksin, Perangkat Desa Disanksi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sanksi penundaan pembayaran penghasilan tetap (siltap) disiapkan Pemkab Ponorogo kepada perangkat desa. Kebijakan itu berlaku apabila perangkat desa enggan menerima dan menyosialisasikan vaksin Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono mengatakan kebijakan itu tidak sebatas gertak sambal. Menurutnya, penundaan honor tetap tersebut sudah menjadi kesepakatan bersama. Agus Pram –sapaan Agus Pramono– menyebut bahwa target vaksinasi lansia yang harus kelar Juni ini mustahil tercapai tanpa peran perangkat desa. ‘’PR (pekerjaan rumah, Red) bagi kami karena persentase capaian vaksinasi lansia masih rendah,’’ ujarnya.

Menurut dia, warga lansia mendapat prioritas vaksinasi lantaran berada di kelompok usia yang paling rentan terpapar virus korona. Pihaknya berharap perangkat desa getol menyosialisasikan vaksinasi. Dari data yang ada, mayoritas lansia di wilayah kota sudah menerima suntikan vaksin anti–Covid-19. ‘’Sasaran selanjutnya lansia yang berada di 20 kecamatan,’’ ungkap plt kadinkes itu. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button