Pacitan

Tak Ada Rukyatulhilal di Pantai Srau 

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pacitan meniadakan rukyatulhilal untuk menentukan 1 Ramadan 1441 H. Pemantauan bulan lewat teleskop yang biasa dilakukan di Pantai Srau, Pringkuku, itu ditiadakan imbas pandemi korona. Terutama, agar tidak terjadi kerumunan. ‘’Tahun ini tidak ada. Penentuan 1 Ramadan lewat streaming dengan Kemenag RI dan Jawa Timur,’’ kata Kepala Kantor Kemenag Pacitan M. Nurul Huda via telepon Kamis (23/4).

Hal yang sama dilakukan NU dan Muhammadiyah setempat. Mereka juga meniadakan kegiatan melihat pergantian bulan baru di pesisir selatan tersebut. Huda menambahkan, besar kemungkinan 1 Ramadan dimulai Jumat (24/4) sesuai kalender matematis (hisab).  ‘’Kemungkinan besar jadwal puasanya sama,’’ ujarnya.

Bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa di tengah pandemi korona diharapkan tetap menaati semua aturan pemerintah. Salah satunya tidak membuat kerumunan dan keluar rumah. Pun diminta tidak melakukan rontek sahur dan ngabuburit. Sebab, hal tersebut berpotensi meningkatkan penularan Covid-19. ‘’Tetap di rumah saja, ibadah juga di rumah,’’ pintanya.

Untuk salat Tarawih, sesuai surat edaran, umat Islam diminta tetap melaksanakan di rumah. Menurut Huda, tak ada larangan beribadah di rumah dalam agama. Sebaliknya,  hal tersebut bakal meningkatkan kebaikan. Selain menghindari potensi penularan, juga meningkatkan iman di rumah. ‘’Rumahku adalah surgaku. Isilah rumahmu dengan bacaan Alquran. Bulan Ramadan ini jadi waktu yang tepat untuk beribadah bersama keluarga di rumah,’’ pesan Huda. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close