Ponorogo

Taipan dari Maroko Suntik Modal Rp 750 M ke Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ponorogo bakal disuntik modal besar. Itu menyusul adanya kesepakatan antara taipan dari Maroko, Sharif Moulay Sidi Al Sultan Ahmad bin Zuhir bin Mohammad bin Jaber Al Natour dengan Bupati Sugiri Sancoko pada Minggu lalu (30/5).

Chairman Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko itu berencana menggelontorkan investasi senilai Rp 750 miliar. Sugiri merasa bungah lantaran mendapat sokongan dana lunak dengan tenor 20 tahun. Apalagi, ada fasilitas grace period (masa tenggang waktu) pembayaran selama lima tahun. Duit ratusan miliar dari GDTC itu seluruhnya bakal masuk rekening Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung Ponorogo. ‘’Untuk men-support pembangunan sektor wisata dan pertanian,’’ kata Sugiri.

Sugiri menyampaikan, alokasi dana itu mendasar return of investment (ROI). Per sektor bakal mendapatkan besaran anggaran sesuai kebutuhan dan proyeksi laba. PD Sari Gunung akan segera menunjuk mitra kerja. ‘’Sektor pariwisata dan sektor pertanian yang akan mendapat kucuran dana disesuaikan dengan kebutuhan dan nilai labanya,’’ terang Sugiri.

Bupati menyebut Telaga Ngebel dan pembangunan monumen Museum Reyog di kawasan gunung gamping Sampung ikut mendapat sokongan dirham Maroko itu. Untuk pengembangan sektor pertanian, bakal dibangun pabrik pengolahan porang dan pabrik pupuk organik. Mana di antara empat item kegiatan itu yang menerima porsi dana paling besar? ‘’Sesuai proporsi masing-masing. Saya rasa hampir sama,’’ pungkasnya. (mg4/mg5/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button