Madiun

Tahun Depan Mulai Pembebasan Lahan Ring Road Timur

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tahun depan sepertinya warga Kota Madiun akan ada yang banyak menjadi orang kaya baru (OKB). Itu seiring rencana pemkot memulai proses pembebasan lahan untuk proyek Ring Road Timur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Suwarno mengungkapkan, saat ini penyusunan amdal dan andalalin oleh pihak ketiga ditarget tuntas pertengahan September. Dari dokumen itu Pemprov Jatim maupun pusat bakal terjun ke lapangan guna melakukan penilaian. Amdal dinilai pemprov, sedangkan andalalin oleh Kementerian PUPR dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. ‘’Setelah amdal dan andalalin selesai, masuk tahapan selanjutnya,’’ kata Suwarno, Rabu (1/9).

Suwarno menyebut, hasil analisis akan dipaparkan pihak terkait. Jika lolos penilaian, lanjut tahapan sosialisasi amdal dan andalalin ke masyarakat. Sekaligus mapping bidang-bidang yang terdampak. Tahapan lain yang ditarget tuntas tahun ini pembukaan tender proyek. ‘’Harapannya proses lancar sesuai schedule. Sehingga, tidak ada retender. Dua proses itu fokus dikerjakan tahun ini,’’ ujarnya.

Sebagaimana rencana yang telah disusun, tahapan selanjutnya koordinasi dengan Balai Jalan Nasional dan Kementerian PUPR. Tahapan itu dilaksanakan tahun depan bersama penyerahan kelengkapan dokumen pendukung. Pun, diagendakan pertemuan wali kota dengan Menteri PUPR. Fokus pembahasannya kontinuitas megaproyek Jalan Lingkar Timur tersebut.

Terkait detail engineering design (DED) paling lambat tuntas akhir tahun ini atau awal tahun depan. Suwarno mengklaim progres RRT mendapat atensi dan pantauan langsung dari pemprov maupun pemerintah pusat. Adapun tahapan penyusunan feasibility study (FS) atau studi kelayakan telah tuntas dikerjakan. ‘’Kemungkinan pembebasan lahan tahun depan,’’ ujar mantan kepala pelaksana BPBD Kota Madiun itu. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button