Ngawi

Tahun Depan Diguyur DD Rp 197,2 Miliar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Jumlah penerimaan dana desa (DD) untuk Ngawi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Sejak kali pertama dikucurkan pada 2015 lalu, tercatat baru sekali alokasi DD dari pemerintah pusat mengalami penurunan. Yakni, pada 2018 lalu dengan jumlah mencapai Rp 167,8 miliar. Terakhir, untuk 2020 mendatang Ngawi menerima alokasi DD Rp 197,2 miliar.

Angka itu diketahui dari rincian dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun anggaran 2020. Berdasarkan rincian tersebut, alokasi DD yang masuk dalam dana otonomi khusus (otsus) tercatat sekitar Rp 4,6 miliar dari tahun sebelumnya. Itu sesuai yang direncanakan pemkab dalam kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2020. ‘’Benar, ada peningkatan,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi Kabul Tunggul Winarno Kamis (31/10).

Kabul menjelaskan, semula pemkab mengalokasikan DD dalam KUA-PPAS sebesar Rp 192,6 miliar. Jumlah itu didasarkan pada penerimaan DD dari pemerintah pusat pada tahun sebelumnya. Namun, dia menyebut belum tentu besaran yang dialokasikan ke masing-masing desa kelak ikut meningkat. ‘’Karena harus kami hitung dulu berdasarkan indikator yang sudah ditentukan,’’ tuturnya.

Menurut dia, banyak indikator yang memengaruhi besaran alokasi DD untuk masing-masing desa. Di antaranya, luas wilayah dan jumlah penduduk. ‘’Makin luas wilayah dan penduduknyam alokasinya makin besar. Begitu juga sebaliknya,’’ jelas Kabul.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penghitungan alokasi DD. ‘’Kalau sekarang saya belum bisa menyebutkannya. Yang jelas, nanti sekalian kami buatkan peraturan terkait dana desa itu,’’ pungkasnya. (tif/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button