Madiun

Tabung Oksigen ”Ditahan” Rumah Sakit?

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Mesin produksi oksigen tabung PT Samator Gas Industri Madiun (SGIM) tak beroperasi belakangan ini. Dropping liquid atau bahan baku yang tidak bisa dipastikan menjadi biangnya. Akibatnya, tabung milik industri di Desa Kertobanyon, Geger, itu ”ditahan” rumah sakit. ‘’Saat kami mulai produksi lagi, pihak rumah sakit menolak tabung oksigen kami ambil untuk diisi ulang,’’ kata Kepala SGIM Nanda Prasojo, Selasa (10/8).

Nanda mengungkapkan telah kembali berproduksi Jumat lalu (6/8). Sebelum hari itu, selama delapan hari tidak bisa produksi. Penyebabnya, pasokan liquid dari Sidoarjo tak mencukupi kebutuhan tujuh ton per hari. Apalagi, kebutuhan liquid juga meningkat berlipat-lipat di banyak daerah. ‘’Kebanyakan pihak rumah sakit ingin mengamankan stok oksigen tabungnya. Sehingga, tabung kami tidak boleh diambil,’’ bebernya.

SGIM memiliki 3.800 unit tabung oksigen ukuran enam maupun satu meter kubik. Namun, hanya tersedia sekitar 100 unit tabung saat mulai berproduksi kemarin (9/8). Ribuan tabung lain ”ditahan” sejumlah rumah sakit. ‘’Karena kedatangan liquid tidak bisa dipastikan, rumah sakit khawatir stok habis dan memilih isi ulang ke luar daerah menggunakan tabung kami,’’ terang Nanda. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button