Laka LantasPacitan

Tabrakan Motor, Nyawa Dua Remaja Melayang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dimas Dwi Anggara dan Ridwan Nuraji meninggal dalam usia belia. Keduanya tewas setelah terlibat kecelakaan beruntun di kawasan jembatan Jalur Lintas Selatan (JLS) Barean, Minggu dini hari (26/7).

Kejadian bermula saat Ridwan dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, sekitar pukul 00.50. Pemuda 21 tahun itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur mengendarai Honda Beat nopol AE 3240 YR.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha menyalip sepeda motor di depannya. Namun terlalu ke kanan hingga melewati markah jalan. Sementara dari arah berlawanan melaju Gusti Praditya Pratama, 15, asal Desa Jetis Kidul, Kecamatan Arjosari, mengendarai Yamaha Nmax nopol AE 5107 Y.

Karena tak bisa mengendalikan laju motor, tabrakan pun tak terelakkan. Ridwan dan Gusti langsung tersungkur ke aspal. Motor keduanya ringsek. Tak cukup sampai di situ, tubuh Ridwan kemudian disantap Dimas Dwi Anggara, 17, yang kebetulan melaju tepat di belakang Gusti mengendarai RX King nopol AB 5645 HW.

Remaja satu desa dengan Gusti itu terpental. Kepalanya membentur aspal dan meninggal seketika di lokasi kejadian. Begitu juga dengan Ridwan, nyawanya tidak tertolong dalam kecelakaan maut itu. ‘’Sementara, Gusti dalam keadaan sadar. Tapi, yang bersangkutan mengalami patah tulang kaki kanan,’’ kata Kanitlaka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo kemarin.

Dia mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi karena korban Ridwan kurang berhati-hati saat menyalip. Amrih lantas mengimbau para orang tua agar tidak mudah memberikan kendaraan kepada anak. Lebih-lebih yang masih di bawah umur dan tidak punya SIM. ‘’Karena akibatnya bisa fatal,’’ tuturnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close