Ponorogo

Tablig Akbar dan Konser Ambyar Dihelat Malam Ini, Bersatulah Sad Boys-Sad Girls Bumi Reyog

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Didi Kempot, sang godfather of broken heart, siap menghentak Bumi Reyog. Pelantun Cidro dan Pamer Bojo itu dijamin bakal membius ribuan sad boys-sad girls dan Sobat Ambyar di alun-alun Ponorogo Selasa malam ini (10/12).

Akan ada kolaborasi spesial yang siap disuguhkan sang maestro kepada warga Ponorogo. ‘’Mari ambyar bersama karya-karya Didi Kempot,’’ kata Kepala Dispar Agus Sugiarto Senin (9/12).

Penyanyi bernama asli Didi Prasetyo itu akan tampil dalam acara bertajuk Tabligh Akbar dan Konser Ambyar yang diselenggarakan Pemkab Ponorogo. Kiai Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah juga akan memberi tausiah khasnya yang menyejukkan kepada warga Bumi Reyog. Acara besar itu rencananya akan digelar pukul 19.00. ‘’Acara ini gratis. Akan ada sejumlah bintang tamu, lalu disusul tablig akbar bersama Gus Miftah. Setelah itu, Didi Kempot akan mengajak ribuan warga yang memadati alun-alun untuk ambyar bersama-sama,’’ ujarnya. ‘’Kami mengajak masyarakat untuk menikmati tablig akbar dan konser ambyar ini dengan tertib dan nyaman,’’ imbuh Agus.

Tablig akbar dan konser ambyar sengaja dikemas menjadi satu acara sekaligus oleh pemkab sebagai salah satu upaya mewujudkan visi menjadikan Ponorogo maju, berbudaya, dan religius. Gus Miftah yang dikenal dengan tausiahnya yang menyenangkan dan terkadang kocak diharap mampu memberikan asupan ilmu yang sarat manfaat bagi warga Bumi Reyog. Teman entertainer Deddy Corbuzier itu dijamin akan memberikan banyak wawasan baru seputar keislaman.

Sementara, Didi Kempot akan diberi ruang untuk menghibur masyarakat lewat karya-karyanya yang fenomenal. Saat ini, musik campursari sedang naik daun. Momentum ini, kata Agus, tidak boleh dilewatkan sebagai upaya nguri-uri seni dan budaya lokal. Semangat pelestarian yang digerakkan Didi Kempot lewat lagu-lagu mellow-nya harus menjadi pelecut bagi pelaku seni di Bumi Reyog. ‘’Semangat pelestarian seni dan budaya tradisional saat ini sedang bergairah. Ini harus menular kepada Ponorogo,’’ ucap Agus. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close