Ponorogo

Susah Seimbangkan Urusan Kesehatan dengan Pemulihan Ekonomi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sepertinya susah menyeiringkan langkah pemulihan ekonomi dengan urusan kesehatan di saat pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPo) Rochmat Aldy Purnomo. ‘’Bukankah sebaik-baik urusan itu di pertengahannya,’’ ujar Aldy, Minggu (25/7).

Menurut dia, perekonomian terpuruk dengan tingkat pertumbuhan minus akibat pandemi. Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kian memperburuk kondisi ekonomi. Pertumbuhan secara tidak langsung terkunci dengan pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat. ‘’Antara kesehatan dan ekonomi itu bukan pilihan. Keduanya penting dijalankan bersamaan dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini,’’ jelasnya.

Aldy meminta pemangku kebijakan berani melakukan improvisasi kebijakan menyesuaikan kondisi di daerah. Sedikit memodifikasi aturan main pembatasan agar kegiatan ekonomi tetap mendapatkan ruang bergerak. ‘’Kalau melihat perkembangan PPKM yang selama ini berganti-ganti jilid dan nama, menurut saya kurang efektif mengatasi keadaan. Sederet aturan tanpa ada solusi justru hanya merugikan masyarakat dari sisi ekonomi,’’ terangnya. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button