Madiun

Survei BPS, Warga Kota Madiun Merasa Jenuh dengan Pandemi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – PPKM yang terus-terusan diperpanjang membuat sebagian warga merasa apatis. Setidaknya, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun tentang perilaku masyarakat pada periode 13-20 Juli lalu menunjukkan mayoritas warga telah jenuh dengan kondisi saat ini.

Hasil survei tersebut, dari total 1.666 responden, 34,2 persen di antaranya mengaku jenuh. Sedangkan 23,7 persen lagi merasa sangat jenuh. ‘’Wajar, karena warga lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Begitu pula kondisi ekonomi yang sulit,’’ kata Andi Cahyadi, salah seorang psikolog, Kamis (12/8).

Menurut dia, perasaan sangat jenuh terhadap sebuah keadaan bisa menimbulkan gangguan psikologis berupa kecemasan dan stres. ‘’Tapi, jika sebatas jenuh bisa dialihkan ke kegiatan yang disukai atau sekadar self healing dan self talk,’’ terangnya.

Metode self talk, kata Andi, diwujudkan dengan menggaungkan hal positif ke diri sendiri. ‘’Misalnya mindset saat PPKM bosan di rumah karena tidak ada kegiatan, bisa diubah mumpung ada PPKM banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan hobi olahraga atau lainnya,’’ urai Andi.

Dia menyebut, salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah bersepeda. Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. ‘’Paling tidak, itu bisa jadi sarana refreshing,’’ pungkasnya. (irs/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button