Ngawi

Supeno Sangsi Penyebab Retak Lantai Dasar Pasar Watualang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Alasan dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) bikin dahi Ketua Komisi III DPRD Ngawi Supeno mengernyit. Pemicu retaknya lantai los berjualan Pasar Watualang karena tidak kuat menahan beban kendaraan roda dua dinilai tidak masuk akal. ‘’Masa lantai hanya ditumpangi satu atau dua sepeda motor saja sudah rusak?’’ tukas Supeno, Selasa (28/9).

Supeno mengatakan, terdapat berbagai hal teknis dalam sebuah proyek bangunan fisik. Sehingga dibutuhkan perencanaan matang. Dalam kasus pembangunan Pasar Watualang tahun lalu, semestinya ada kalkulasi mengenai batas maksimal konstruksi bangunan dalam menahan beban. ‘’Apakah perencanaan tidak dilakukan secara detail?’’ tanyanya.

Tidak matangnya perencanaan, lanjut dia, berdampak pada kualitas bangunan. Sebab, rekanan pelaksana menggarap sesuai cetak biru dan rencana anggaran biaya (RAB) yang dibuat. Kerusakan dasaran los berjualan Pasar Watualang dinilai sebagai persoalan serius. ‘’Belum digunakan saja sudah rusak, bagaimana jadinya kalau nanti beroperasi,’’ ujar Supeno.

Komisi III berjanji melakukan inspeksi dalam waktu dekat. Tujuannya melihat kondisi riil bangunan dan kerusakannya. ‘’Setelah itu, mengundang rapat dengar pendapat DPPTK. Kami ingin mendengarkan penjelasan terkait perencanaan pembangunan,’’ papar legislator Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Terlepas kasus kerusakan, Supeno menilai proyek Pasar Watualang terbilang spektakuler. Sebab, mendapat kucuran dana Rp 1,8 miliar di tahap pertama dan Rp 1,2 miliar tahap kedua. Selain Pasar Watualang, nyaris tidak ada pasar krempyeng di kabupaten ini yang dibangun ulang dengan bujet sebesar itu. ‘’Berkaca hal ini, kami akan mengawal pembangunan tahap kedua,’’ tandasnya. (sae/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button