Ngawi

Suntoro Aryono Menahun Koleksi Kendaraan Antik

Kerap Dipinjam untuk Foto Prewedding

Bagi Suntoro Aryono, mengoleksi kendaraan antik menjanjikan kepuasan tersendiri. Apalagi, jika barang yang dikoleksi termasuk jenis langka. Pun, dia rela merogoh kocek dalam demi menambah mobil dan motor koleksinya.

==============

SUGENG DWI, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

MOBIL di sudut bangunan itu tampak mencolok. Warnanya mengkilap. Bodi kendaraan roda empat tersebut juga unik seperti kendaraan masa kolonial Belanda. ‘’Memang kebanyakan yang ada di sini mobil lawas,’’ kata Suntoro Aryono, pemilik mobil antik itu.

Cak Soen –sapaan akrab Suntoro Aryono- akrab dengan mobil antik sejak 1992 silam. Sejak itu pula warga Desa Tempuran, Paron, tersebut kerap berburu kendaraan kuno dari kolektor berbagai daerah di tanah air. ‘’Motor juga ada beberapa,’’ ujarnya.

Kini Cak Soen memiliki 18 mobil antik. Mulai keluaran 1939 hingga 1960-an berjejer di ruangan khusus. Termasuk motor DKW Union buatan 1945 yang tergolong langka. Ada pula mobil Fiat konde keluaran 1951 yang di Jawa Timur jumlahnya tak lebih dari empat unit. Juga Mercy SL 1800 tahun 1961 warna hitam. ‘’Banyak yang datang ke sini pinjam mobil sekadar untuk foto prewedding,’’ jelasnya.

Meski produksi puluhan tahun silam, seluruh kendaraan koleksi Cak Soen masih berfungsi dengan baik. Pun, dia kerap menggunakannya untuk jalan-jalan. ‘’Kalau sedang sibuk cukup dipanasi seminggu sekali,’’ tuturnya.

Beberapa kendaraan koleksi Cak Soen sempat menyabet trofi kontes. Namun, baginya hal itu bukan tujuan utama. ‘’Sekadar menyalurkan hobi dan untuk kesibukan saja. Juga untuk menambah wawasan generasi muda tentang mobil kuno,’’ ujarnya. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close