Mejayan

Sulit Tentukan Standarisasi Harga Jual Porang

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Ternyata, hingga kini memang tidak ada patokan harga porang. Wajar jika naik-turun harga bisa dengan mudah terjadi. Ihwal tersebut, Pemkab Madiun tak punya solusi. Pun hanya bakal berkirim surat ke pemerintah pusat. ‘’Porang bukan kebutuhan pokok. Jadi, memang belum ada standardisasi harga,’’ kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Toni Eko Prasetyo, Minggu (8/8).

Toni mengungkapkan, standardidasi harga merupakan wewenang pemerintah pusat. Daerah tidak bisa ambil kebijakan sendiri. Apalagi, keberadaan porang tidak hanya di Kabupaten Madiun. Tapi, juga di beberapa daerah lain. ‘’Saat ada kunjungan dari pusat, sudah kami sampaikan masalah harga porang itu secara lisan. Sesegera mungkin akan ditindaklanjuti surat resmi,’’ ujarnya.

Kendati tak menampik fluktuasi bisa mudah terjadi lantaran tidak ada patokan, namun Toni mengklaim naik-turun harga porang yang terjadi belakangan masih aman. Dia menyebut masih dalam taraf wajar. ‘’Ke depan akan ada penguatan mengenai perdagangan porang dengan mengumpulkan pihak-pihak terkait. Tentunya setelah kondisi memungkinkan karena pandemi Covid-19,’’ janjinya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button