Ngawi

Suhardi, Pensiunan ASN Pelopor Bank Sampah Desa Dempel, Ngawi

Kumpulkan Sampah Dianggap Tidak Bermanfaat

Suhardi dikenal sebagai pelopor bank sampah di tempat tinggalnya. Berhasil menggaet ratusan warga untuk mengumpulkan barang bekas. Namun, perjuangannya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

====================== 

SUGENG DWI, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

KARUNG berisi puluhan botol bekas air mineral itu dibuka. Satu persatu dikeluarkan dan dipilah. Botol yang masih bagus dimasukkan wadah baru untuk ditimbang dengan alat ukur digital. ‘’Meski tidak berat, tapi harga botol beksa lumayan,’’ kata Suhardi.

Suhardi membangun bank sampah di tempat tinggalnya Dusun Gunting, Dempel, Ngawi, pada 2016 lalu. Mengumpulkan botol plastik, kertas, hingga besi, dari satu rumah ke rumah lainnya. Benda bekas itu lantas dijual kembali. ‘’Modal saya menciptakan bank sampah adalah cinta dan peduli lingkungan,’’ ujarnya.

Lambat laun, tetangga Suhardi diajak bergabung. Upaya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Cacian dan adanya keraguan dari warga bahwa sampah bisa ditukar uang kerap diterima. Momentum banyaknya warga bergabung itu datang saat tabungan dari rekening hasil penukaran sampah selama setahun dibongkar. ‘’Mereka jadi tahu kalau bank sampah memang bermanfaat,’’ ujarnya.

Bongkar tabungan dilakukan menjelang Lebaran karena momen tingginya kebutuhan ekonomi. Satu nasabah bisa mengumpulkan Rp 300 ribu hingga Rp 900 ribu setahunnya. Tidak heran bila akhirnya banyak yang ikut bergabung menjadi anggota. Dari semula 30 orang, kini lebih dari 150 orang. ‘’Walau kelihatannya banyak, saya rasa itu masih sedikit,’’ ucap pensiunan aparatur sipil negara (ASN) tersebut.

Suhardi berharap seluruh warga desanya mau bergabung. Mengingat multiganda dampaknya. Selain menjaga kebersihan, juga bisa meningkatkan pendapatan. Sebab, selain di tukar, sampah bekas bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan. Seperti tas plastik, topi, aneka wadah, hingga peci. ‘’Hasil daur ulang harganya bisa puluhan kali lipat,’’ pungkasnya. ***(cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button