Madiun

Sugeng Rahayu Santap Truk Muatan Tebu

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan antara truk muatan tebu dan bus Sugeng Rahayu terjadi di Jalan Ringroad, Kota Madiun. Muatan tebu tumpah ruah memenuhi jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat pukul 12.30 Jumat (26/7). Hingga petugas harus menurunkan alat berat untuk membersihkan tebu yang berserakan.

Kronologi berawal saat truk nopol AD 1435 AN bermuatan tebu dari Sragen yang dikemudikan Gunawan melaju dari arah selatan. Tiba-tiba ban kanan depan truk meletus. Sehingga sopir 27 tahun asal Desa Bago, Jenar, Sragen, itu berupaya menepikan kendaraan. ’’Mau minggir,’’ kata Ahmad Nur Kholis, saksi mata yang juga sopir truk muatan tebu asal Magetan.

Dari arah belakang melintas bus Sugeng Rahayu pelat kuning W 7210 UZ yang dikemudikan Bastian Adi Pratama, 35, warga Magelang, dengan kecepatan tinggi. Sopir bus hendak mengerem dan menghindar saat truk muatan tebu itu menepi ke kiri jalan. ’’Tapi jaraknya terlalu dekat,’’ lanjutnya.

Jarak yang terlalu dekat dan kecepatan bus yang tinggi menyebabkan kecelakaan tidak terhindarkan. Hingga bus Sugeng Rahayu menghantam bak kiri truk. Kaca depan bus pecah. Sementara bak truk sisi kiri ringsek menyebabkan seluruh muatan tumpah dan memenuhi jalan di lokasi. ‘’Mau minggir ternyata dari arah belakang ada bus dan menghantam sisi kiri bak truk,’’ ungkapnya.

Rencananya muatan tebu hendak dikirim ke Pabrik Gula (PG) Rejo Agung. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas ditutup sementara. Petugas menurunkan alat berat untuk membersihkan tebu yang berserakan di jalanan. ‘’Betul ada kejadian laka lantas, kami segera turun ke lokasi kejadian,’’ kata Kanit Laka Polres Madiun Kota Iptu Tri Wiyono.

Beberapa menit berselang petugas kembali membuka arus lalu lintas usai pembersihan dan evakuasi selesai dilakukan. ’’Seluruh sopir dan penumpang selamat. Tapi, kedua kendaraan mengalami kerusakan,’’ lanjutnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, truk mengalami rusak di bagian bak kiri. Pun kaca depan bus pecah dan bumper bagian depan ringsek. Dua kendaraan beserta pengemudi diamankan di Mapolresta Madiun untuk dimintai keterangan. ’’Kerugian material diperkirakan Rp 5 juta,’’ ungkapnya.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada pengemudi agar mengecek dan memperhatikan kondisi kendaraan sebelum bepergian. Terutama bagian mesin, ban, dan bagian kendaraan lainnya. ‘’Sehingga dapat meminimalkan kecelakaan. Kami imbau pula untuk selalu menaati peraturan lalu lintas,’’ ucapnya. (mg7/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close