Nganu

Suami Pemalas, Istri Minta Pegatan

Jawa Pos Radar Madiun – Rumah tangga Gethuk, 52, dan Cenil, 50, yang sudah terbina puluhan tahun, sejak 2016 lalu mulai goyah. Itu terjadi setelah Gethuk memilih ongkang-ongkang di rumah. Saban hari waktunya hanya dihabiskan untuk bermain handphone (HP). Jika tidak begitu, nongkrong di warung kopi.

Cenil sudah berupaya membujuk suaminya agar mau bekerja lagi. Namun, Gethuk cuek bebek. Bahkan, belakangan tega membentaknya setiap kali sang istri mempersoalkan kebutuhan dapur.

Jengah saban hari terlibat percekcokan, pada 2019 Gethuk nekat minggat entah ke mana. Sementara, Cenil tak bisa menghubungi lantaran nomor HP-nya diblokir. ‘’Dicari ke mana-mana tidak ketemu,’’ ujar Cenil.

Merasa rumah tangganya sudah tidak bisa diperbaiki lagi, Cenil akhirnya mengajukan gugatan cerai ke pengadilan agama. Sementara, Gethuk yang mendengar kabar istrinya berniat pegatan akhirnya pulang dan meminta sang istri mencabut gugatannya.

Namun, Cenil sudah mantap bercerai. Meski Gethuk merengek minta maaf, perempuan itu bergeming. ‘’Lebih baik menjanda. Saya bisa kerja untuk menghidupi anak-anak,” ucap Cenil. (irs/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button