Madiun

Stok Reagen RSUD Dolopo Terbatas, Tak Terima Sampel dari Puskesmas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun membuat penanganan kesehatan makin berat. Sampel hasil testing dan tracing dari puskesmas bertambah banyak. Akibatnya, dua laboratorium polymerase chain reaction (PCR) milik pemkab setempat kewalahan. ‘’Tidak dapat menerima sampel dari puskesmas itu bukan berarti menolak, tapi ada faktor penyebab yang lain,’’ kata Direktur RSUD Dolopo Purnomo Hadi, Jumat (11/6).

Purnomo mengungkapkan, beberapa pekan pasca-Lebaran kurva Covid-19 di Kabupaten Madiun memang melambung. Penambahan kasus itu berbanding lurus dengan penanganan yang intensif. Tracing, testing, dan treatment (3T) meningkat.

Sehingga, peralatan medis untuk berbagai tahapan itu juga lebih banyak. Tak terkecuali, peranti laboratorium penguji sampel untuk memastikan seseorang positif atau negatif Covid-19. ‘’Masalahnya itu karena keterbatasan reagen di rumah sakit,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button