Madiun

Stok Pangan di Gudang Perum Bulog Subdivre IV Madiun Dijamin Aman

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jelang liburan Natal dan tahun baru (Nataru), stok pangan di Kota-Kabupaten Madiun dan Ngawi dijamin aman. Stok beras di gudang Perum Bulog Subdivre IV Madiun mencapai 22.000 ton. Jumlah itu cukup untuk kebutuhan hingga tahun depan.  ‘’Kami pastikan cukup,’’ kata Kepala Perum Bulog Subdivre IV Madiun Sugeng Hardono Kamis (13/12).

Sugeng juga memastikan stok beras dalam kondisi baik atau layak konsumsi. Untuk itu, pihaknya minta masyarakat tidak khawatir dengan informasi puluhan ribu ton beras rusak (disposal) di gudang Bulog. ‘’Kami sudah cek, dan kami tegaskan di gudang kami tidak ada beras rusak,’’ ujarnya.

Terkait gejolak harga kebutuhan pokok, Bulog bakal menggelar operasi pasar (OP). Pihaknya bakal menggandeng instansi terkait untuk menekan gejolak tersebut. Bahkan dia mengklaim sejak awal tahun hingga saat ini OP terus digelar. ‘’Apalagi menjelang peringatan hari besar,’’ sebutnya.

Harga beras di Pasar Besar Madiun (PBM) pun terpantau normal. Harga beras IR 64 Rp 9.000 per kilogram. Sementara beras premium mentik dan bengawan di kisaran Rp 10 ribu-Rp 11 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono mengungkapkan telah berkoordinasi intens dengan pihak terkait. Mulai Satgas Pangan hingga Bulog. Terutama menjelang cuti bersama Nataru. Pun memastikan tidak terjadi gejolak harga komoditas lain. ‘’Saat ini masih normal,’’ katanya.

Gaguk memprediksi harga kebutuhan pokok mulai bergejolak sepekan jelang Nataru. Saat ini, sejumlah komoditas justru turun harga. Salah satunya ayam potong yang sebelumnya Rp 33 ribu turun jadi Rp 31 ribu per kilogram. ‘’Meskipun nanti naik, kami pastikan tidak terlalu signifikan. Intinya warga tidak perlu resah,’’ pintanya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button