Ponorogo

Stok Oksigen Hampir Habis, RS Rujukan Tolak Pasien Covid-19

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Satu per satu rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Ponorogo terpaksa menolak pasien. Setelah RSUD dr Harjono yang berdalih ruangan overload dan tenaga medis sudah kewalahan, giliran RSU Aisyiyah angkat tangan lantaran persediaan oksigen menipis. ‘’Ketika jumlah oksigen terbatas, kami harus tutup IGD (instalasi gawat darurat, Red). Tidak menerima pasien Covid-19 dan pasien lain yang membutuhkan bantuan oksigen,’’ kata Humas RSU Aisyiyah Yudi Wiyono, Senin (12/7).

Pihaknya mengalihkan pasien ke RS lain yang masih memiliki persediaan gas dengan rumus kimia O2 itu. Dengan tidak beroperasinya IGD, secara otomatis menghentikan penanganan pasien yang hendak menjalani operasi. Kendati begitu, ada pengecualian bagi pasien persalinan yang membutuhkan tindakan segera. ‘’Kami pernah menolak 40 pasien yang terindikasi terpapar Covid-19. Diarahkan ke RS rujukan lainnya,’’ ungkap Yudi sembari menyebut normalisasi pelayanan menunggu lancarnya pasokan oksigen.

Masih kata Yudi, sejumlah RS rujukan silih berganti menolak pasien baru yang membutuhkan bantuan oksigen. Nyaris RS di seluruh Jawa Timur kini kehabisan stok oksigen. Kebutuhan oksigen meningkat bersamaan kasus penularan Covid-19 yang tak kunjung melandai. ‘’Hampir setiap hari RS bergiliran terpaksa menolak pasien,’’ bebernya.

Terpisah, Mulyono, kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRS) RSUD dr Harjono, membenarkan terjadinya keterlambatan suplai oksigen. Bahkan, tepat pukul 09.00 kemarin (12/7), ketersediaan oksigen tabung dan liquid oxygen di angka nol alias kosong. Padahal, pemakaian setiap hari mencapai 2.000 meter kubik O2. ‘’Sempat terlambat, tapi tidak lama suplai datang,’’ katanya.

Dua tabung besar isi liquid oxygen di RSUD dr Harjono berkapasitas 10.000 meter kubik. Pun, ada backup 29 tabung oksigen portabel. PT Samator Gas Industri Madiun selaku supplier sempat kehabisan stok pada 6 Juli lalu. ‘’Tanggal enam sampai delapan Juli, kami mengambil oksigen dari Lanud Iswahjudi,’’ ujar Mulyono. (mg4/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button