Madiun

Stok Melimpah, Bulog Madiun Sebut Tak Perlu Impor Beras

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kepala Kantor Cabang Bulog Wilayah IV Madiun Ahmad Mustari angkat bahu terkait kebijakan pemerintah pusat mengimpor beras. Dia menjamin beras yang tersimpan di empat gudang wilayah kerjanya nihil beras impor.

Gudang itu tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun serta Ngawi. Total kapasitasnya sanggup menampung 75.500 ton beras. Per Kamis (25/3) Mustari menyebut bahwa stok beras yang tersimpan di empat gudang itu 11.708 ton. ‘’Sisa beras 2020 kemarin dan hasil serapan sementara tahun ini,’’ ujarnya.

Mustari memastikan stok tersebut merupakan serapan petani lokal di wilayah kerjanya. Pun aman menjaga stabilitas ketahanan pangan sampai tujuh bulan ke depan. Karena itu, pihaknya berasumsi tak perlu beras impor. Kalaupun menambah, berdasarkan ketentuan pusat, harus penyerapan hasil panen di wilayah kerjanya. Saat ini pihaknya fokus pada penyerapan itu. ‘’Meski stok cukup, harus melakukan penyerapan. Sesuai ketentuan dari pusat,’’ ungkapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button