Magetan

Stok Cartridge Habis, Permintaan Tambahan Belum Direspons Kemenkes

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – RSUD dr Sayidiman Magetan kehabisan cartridge Covid-19. Stok 60 unit bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah habis dipakai.

Persoalannya, mesin pengetesan swab itu tidak dijual bebas. Rumah sakit tidak bisa melakukan pengadaan secara mandiri. ‘’Seluruh spesimen swab dibawa ke RSUD dr Soedono Madiun,’’ kata Kepala Instalasi Laboratorium RSUD dr Sayidiman Dinne Fitriya Kamis (16/7).

Dinne menyebut cartridge habis Senin (13/7). Ketika stoknya menipis, pihaknya telah menginformasikan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). ‘’Kami juga minta tambahan. Tapi, hingga kini belum ada pengiriman,’’ ujarnya.

RSUD dr Sayidiman tidak memiliki alat tes real time polymerase chain reaction (PCR). Selama ini yang digunakan tes cepat molekuler tuberkulosis (TCM-TB). Hibah dari Kemenkes untuk tes penyakit tuberkulosis tahun lalu. ‘’Bisa dipakai, tapi kapasitas maksimal 12 tes untuk tiga kali siklus,’’ terangnya.

Sekali tes, lanjut dia, modul TCM bisa digunakan untuk mengecek empat spesimen dalam kurun satu jam. Karenanya, penggunaannya menerapkan skala prioritas. Yakni, pasien suspect, kontak erat, tanpa gejala, dan confirm Covid -19. ‘’Kalau untuk pasien kami saja (RSUD Dr Sayidiman, Red), alatnya masih cukup,’’ sebutnya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close