Ngawi

Status Zona Berubah, tapi Angka Kematian Covid-19 di Ngawi Tinggi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Menghilangnya zona merah peta epidemiologi Covid-19 di Ngawi tak membuat Bupati Ony Anwar Harsono girang. Bupati masih tetap memasang status waspada kendati tingkat penularan Covid-19 kabupaten ini berubah menjadi risiko sedang. ‘’Zona saat ini memang turun, tapi tingkat paparan dan kasus kematian masih tinggi,’’ kata bupati, Kamis (1/7).

Ngawi ditetapkan zona merah alias berisiko tinggi penularan virus korona dengan skor 1,7 Rabu lalu (23/6). Namun, berdasar laman Info Covid-19 Jawa Timur, Selasa malam (29/6) zona berubah menjadi oranye. Dalam kurun enam hari skornya naik menjadi 2,07. ‘’Kami tidak melihat skor zona kuning, oranye, atau merah. Tapi, kondisi nyata di lapangan,’’ ujarnya.

Ony menyebut, kasus konfirmasi positif harian masih tinggi. Kemarin dinas kesehatan (dinkes) mencatat 26 kasus positif baru. Lalu, tujuh pasien meninggal dan dua sembuh. Positivity rate tinggi lantaran rendahnya pelacakan para penyandang kontak erat. Dari standar minimal tracing 15 orang, pihaknya baru mampu 10. ‘’Kalau lima di antaranya terkonfirmasi positif, maka positivity rate-nya 50 persen,’’ bebernya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button