Magetan

Stasiun Barat Dibongkar, Pedagang Tergusur

MAGETAN, Radar Magetan – Pengoperasian jalur rel ganda atau double track memakan korban. Stasiun Kereta Api (KA) Barat harus dibongkar. Sebab, PT Kereta Api Indonesia (KAI) butuh lahan untuk membangun jalur rel baru. Dari sebelumnya dua jalur jadi empat. ‘’Setelah ini (dibongkar, Red) segera dilanjutkan pemasangan rel baru,’’ kata Kasi Prasarana Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur Prayitno Selasa (19/11).

Dia menuturkan, bangunan stasiun lama terdampak pembanguann rel jalur satu. Sehingga, seluruh bangunan stasiun harus dibongkar. Pun dibangun stasiun baru. Prayitno menyebut ada beberapa pertimbangan. Antara lain, jarak antar-rel yang tak bisa diminimalkan. ‘’Ini demi keamanan perjalanan kereta api,’’ ujarnya.

Sejak Oktober lalu semua aktivitas sudah pindah ke bangunan baru. Baik pembelian tiket, ruang tunggu penumpang, maupun naik dan turun penumpang sudah di stasiun baru di sebelah selatan stasiun lama. Namun, sarana lain seperti jalan masuk menuju stasiun baru belum diperbarui. ‘’Ya mungkin ada pro-kontra. Tapi, ini sudah diperhitungkan matang. Memang keputusan finalnya seperti ini,’’ tuturnya.

Bagi warga setempat, kawasan stasiun cukup membantu. Bahkan, dengan bangunan stasiun lama, mereka bisa ngontrak rumah di dekat stasiun. Sehingga, bisa buka usaha. Sayangnya, sebagian dari mereka juga ikut tergusur terdampak pembangunan jalan menuju stasiun baru. ‘’Kalau maunya begitu ya kami turuti saja,’’ kata Budiman, warga setempat.

Dia pun sudah siap. Tak keberatan jika harus pindah warung. Meski sampai sekarang warungnya ramai pembeli. Budiman sudah buka warung lebih dari 10 tahun silam. Selain sebagai karyawan, dia membuka warung untuk istrinya. ‘’Kami siap pindah, meski sedikit menyayangkan,’’ ucapnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button