Magetan

Soal Rencana Pelebaran Jalan ke Stasiun Barat, Sosialisasi Tak sampai ke Telinga Warga

MAGETAN – Rencana pembangunan jalan baru menuju Stasiun Barat ternyata belum sampai didengar oleh warga Desa Karangsono, Barat. Mereka mengaku belum ada sosialisasi sama sekali dari pemkab terkait rencana tersebut. ‘’Belum dengar sama sekali, terakhir baru sosialisasi tentang pembangunan double track,’’ kata Budiman, warga setempat, Senin (22/7).

Kalaupun ada, seharunya pemkab mengumpulkan warga di balai desa untuk dimintai pendapat. Karena program itu berkaitan dengan proses pembebasan lahan oleh pemkab. Budiman mengaku sudah menempati lahan seluas 200 meter persegi itu selama 42 tahun. Mekanismenya menggunakan sistem sewa Rp 3,7 juta per tahun. ‘’Kalau bangunannya milik sendiri,’’ ungkapnya.

Yang jelas, dia berharap ada pemberitahuan lebih dulu dari PT KAI maupun pemkab terkait rencana relokasi tersebut. Supaya tidak timbul permasalahan di lapangan. Apalagi, mayoritas penduduk yang menempati lahan ini semuanya sewa. ‘’Setidaknya beberapa bulan, kami pun bisa siap-siap,’’ ujarnya.

Selain Budiman, Nia juga mengaku belum menerima pemberitahuan apabila akan direlokasi. Tetapi, dia mengaku sudah sempat mendengar dari PT KAI bakal ada pelebaran jalan menuju stasiun. ‘’Selama ini saya tinggal di atas tanah seluas sekitar 100 meter persegi dengan uang sewa Rp 1,9 juta per tahun. Total ada tujuh rumah yang menyewa tanah PT KAI,’’ terangnya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button