Ponorogo

Soal Dua Anak Pasutri Positif Covid-19, Dua Kali Rapid Test Reaktif

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Status dua anak dari pasien positif Covid-19 menunggu hasil uji swab. Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo telah melakukan rapid test kepada mereka lantaran kontak erat dengan ayah ibunya yang terinfeksi virus korona. Hasil rapid test kedua anak tersebut positif atau reaktif. Hingga Rabu sore (15/4) keduanya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD dr Harjono. ‘’Dua kali rapid test hasilnya positif. Kami menunggu hasil uji swab,’’ kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Satgas telah melacak kontak keenam pasien positif Covid-19 dari klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hasilnya 98 orang berkontak erat dengan mereka. Ipong menyebut, separo dari 98 orang merupakan keluarga para pasien positif korona. Ada belasan yang berstatus PDP. Termasuk dua anak dari pasangan suami istri (pasutri) tersebut. ‘’Seluruhnya sudah menjalani rapid test,’’ ujarnya.

Ipong menyebut, dua anak itu kini diisolasi di rumah sakit. Mereka bahkan telah dua kali mejalani rapid test. Hasilnya sama-sama positif. Keduanya baru menunjukkan gejala kurang dari satu pekan yang lalu. ‘’Yang satu baru muncul gejala empat hari yang lalu. Sementara satunya baru dua hari yang lalu,’’ ungkap Ipong.

Meski begitu, satgas belum menaikkan status mereka terkonfirmasi positif Covid-19. Pasalnya, mereka masih menunggu hasil uji swab. ‘’Acuannya hasil swab. Ini yang masih kami tunggu hasilnya dari Balitbangkes (badan penelitian dan pengembangan kesehatan, Red) Kemenkes,’’ jelasnya.

Untuk itu, Ipong minta masyarakat mematuhi anjuran berdiam di rumah. Jika terpaksa keluar, wajib mengenakan masker. Upaya menekan penyebaran Covid-19 harus dimulai dari setiap individu. Dia juga mengimbau warganya di perantauan tidak mudik. Jika nekat, harus isolasi mandiri di rumah atau di tempat-tempat yang disediakan pemerintah selama 14 hari. ‘’Jaga jarak, jaga kebersihan, jaga kesehatan. Bersama kita tekan penyebaran Covid-19 di Ponorogo,’’ ajaknya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button