MagetanPendidikan

SMPN 1 Magetan dan SMPN 1 Kawedanan Tambah Kuota Jalur Prestasi

MAGETAN – Kelonggaran sistem zonasi berlaku di SMPN 1 Magetan dan SMPN 1 Kawedanan. Kedua sekolah itu menerapkan kuota 50 persen pada jalur zonasi. Serta 45 persen untuk jalur prestasi dan 5 persen untuk jalur perpindahan tugas orang tua.

Kepala Disdikpora Magetan Suroso mengatakan, ketentuan itu berlaku karena dua lembaga tersebut merupakan sekolah rujukan. Serta sudah diatur dalam Perbup 26/2019 tentang PPDB SD-SMP yang diterbitkan pada 28 Mei lalu. ‘’Supaya tidak ada protes-protes dari wali murid seperti PPDB SMA/SMK,’’ katanya Senin (24/6).

Diakuinya, kebijakan itu tergolong baru. Tujuannya semata-mata untuk mengakomodir siswa berprestasi di wilayah tersebut. Kendati demikian, kuotanya dibatasi. ‘’Tidak ada lagi yang namanya nambah kuota. Semua sudah ditetapkan,’’ tegas Suroso.

Dia mengungkapkan ketentuan itu sudah dibahas dengan sekolah lain. Memang sempat ada yang protes, namun setelah diberikan penjelasan dan pemahaman keluhan tersebut hilang. Seperti diketahui, SMPN 1 Magetan dan SMPN 1 Kawedanan sudah menyandang status sekolah rujukan 2–3 tahun terakhir. ‘’Banyak yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi sekolah rujukan ini. Ada survey juga dari pusat,’’ terangnya.

Survey yang dimaksud itu adalah penilaian kelayakan dari segi sarana dan prasarananya. Seperti berdasar prestasi, kegiatan ekstrakulikuler, dan UKS. ‘’Banyak hal yang harus dipenuhi. Kalau survey tidak lolos, ya tidak ditetapkan sebagai sekolah rujukan,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Suroso juga menegaskan agar pihak sekolah tidak main mata dalam pelaksanaan PPDB. ‘’Proses PPDB harus benar. Jangan sampai ada dusta, ada suap,’’ tandasnya. (bel/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close