Advertorial

Smasa Torehkan Prestasi, Siswa Terbanyak Lolos SNMPTN

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sudah setahun lebih dunia pendidikan ikut terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya ditandai penghentian pembelajaran tatap muka, diganti dalam jaringan (daring). Kendati demikian, hal itu tidak menghalangi SMAN 1 (Smasa) Madiun menelurkan prestasi.

Tahun ini Smasa berhasil menahbiskan diri sebagai sekolah dengan jumlah murid lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) terbanyak se-Kota Madiun. Yakni, 35 siswa. Dari jumlah itu, tujuh di antaranya menempuh pendidikan di kelas belajar cepat atau sistem kredit semester (SKS) dengan masa kelulusan dua tahun.

Capaian tersebut merupakan lompatan besar yang ditorehkan sekolah yang berdiri sejak 1946 silam itu. Tahun lalu, siswa Smasa Kota Madiun yang lolos SNMPTN hanya 23. ‘’Alhamdulillah mengalami peningkatan prestasi,’’ kata Kepala SMAN 1 Madiun Mahmudi.

Tidak hanya SNMPTN, beberapa siswa lainnya diterima di sejumlah PTN ternama melalui jalur lain. Perinciannya, enam melalui penelusuran minat dan prestasi (PMDP) serta satu prestasi rapor. ‘’Masih ada kemungkinan bertambah (siswa lolos PTN), melalui jalur lain,’’ lanjutnya.

Raihan prestasi itu tidak terlepas dari proses pembelajaran yang terencana. Sejak semester awal di kelas X siswa telah didampingi, dimotivasi, serta diarahkan menyesuaikan peminatan serta perguruan tinggi yang hendak dituju. Pendampingan juga meliputi aspek psikologi, komunikasi, dan membuka konsultasi. ‘’Nilai sekian masuk mana, kami buka data-data tahun sebelumnya. Itu jadi acuan,’’ ungkapnya.

Tidak hanya itu, siswa diarahkan sesuai potensi yang dimiliki. Pun, diatur menyesuaikan perguruan tinggi tujuan serta menghindari persaingan dengan siswa asal sekolah yang sama. ‘’Kami mengawal anak-anak sampai sukses meskipun pembelajaran daring,’’ tutur Mahmudi.

Waka Humas SMAN 1 Madiun Nanik Pujiastuti menambahkan, pengembangan inovasi terus dilakukan. Pun, melibatkan ikatan keluarga besar alumni Smasa serta mendapat dukungan komite sekolah. ‘’Para alumni memberikan dukungan spirit maupun materi. Mereka memotivasi adik-adiknya,’’ kata Nanik.

Violetta Christia Kurniaputri, siswa kelas XII IPS-1, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya diterima di Akuntansi Manajemen Politeknik Negeri Malang (Polinema) melalui jalur SNMPTN. ‘’Pembuktian diri sendiri. Komitmennya, nilai rapor harus sudah bagus sejak awal,’’ ujarnya.

Briggita Senja Octantien yang diterima di jurusan Kimia Universitas Brawijaya mengaku keberhasilannya lolos SNMPTN tidak terlepas dari bimbingan para guru. ‘’Belajar teori dan analisis. Belajar konsep 30 menit langsung latihan soal terus-menerus,’’ sebutnya.

Sementara itu, Laksita Umi Maharani, siswa kelas belajar cepat yang lulus dua tahun, mengaku kaget diterima di jurusan Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melalui jalur SNMPTN. ‘’Terima kasih bapak ibu guru telah memberi kesempatan untuk menimba ilmu dan bimbingannya dalam mengejar impian saya,’’ ujar Laksita. (kid/isd/adv/bar)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button