Mejayan

SLB CPNS, Empat Gugur, Empat Reaktif

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Empat peserta tes seleksi kompetensi bidang (SKB) rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Kabupaten Madiun dipastikan gugur. Mereka tidak mengikuti tes yang diselenggarakan di gedung Padepokan Kampung Pesilat selama empat hari sejak Jumat (11/9). ‘’Otomatis gugur karena tidak mengikuti seleksi,’’ kata Ketua Tim Pengelola Administrasi Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS Kabupaten Madiun Sri Diana Dewi Kusumaningrum Selasa (14/9).

Diana menjelaskan, empat peserta yang gagal itu karena faktor nonteknis. Yakni, karena meninggal dunia, tidak tahu jadwal, tidak bisa hadir karena hamil, dan tidak dapat dihubungi sejak pengecekan titik lokasi SKB. ‘’Kalau untuk pengumuman SKB, sesuai jadwal panselnas (panitia seleksi nasional, Red), bulan depan,’’ sebutnya.

Jumlah peserta SKB 720 orang. Separo dari jumlah tersebut bakal tersingkir karena kuota hanya 360 formasi. Diana menyebut, jumlah peserta tidak lolos SKB bisa kurang dari total kuota. Sebab, ada formasi yang seluruh pesertanya tidak memenuhi kriteria. ‘’Ada kemungkinan peserta yang lolos SKB di bawah kuota karena akan ada verifikasi lagi terkait data peserta,’’ terangnya.

Selama pelaksanaan SKB, empat peserta reaktif Covid-19. Masing-masing satu peserta pada hari pertama dan ketiga. Lalu, dua peserta pada hari kedua. Peserta yang bergejala korona itu dua dari Ponorogo, satu dari Kota Madiun, dan satu dari Sidoarjo.

Diana menyebut, empat peserta itu terlayani baik di ruang isolasi. ‘’Ada empat ruang isolasi. Peserta yang reaktif itu datangnya juga tidak bersamaan dalam satu kali sesi,’’ ungkapnya. (den/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close